Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau Hari Ini
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (
Lingkungan
JAKARTA - Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur KH. Agoes Ali Masyhuri berpesan untuk umat Islam, khususnya warga Nahdlatul Ulama, untuk tidak mensejajarkan Nabi Muhammad SAW dengan pemimpin-pemimpin dunia.
Pembandingan Muhammad SAW dan Sukarno jadi perhatian publik setelah disampaikan oleh Sukmawati Soekarnoputri. Perbandingan itu pun memicu protes dari sejumlah kelompok Islam. Bahkan MUI mengadakan rapat khusus membahas pernyataan itu.
"Rasulullah jangan Anda sejajarkan dengan pemimpin-pemimpin revolusioner dunia. Rasulullah jangan Anda sejajarkan dengan Isaac Newton, Thomas Alva Edison, Marconi, Mao Zedong, Mahatma Gandhi, dan Sukarno. Karena Rasulullah SAW, telah diabadikan oleh Alquran," kata Ali saat mengisi tausyiah pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (21/11).
Baca Juga:
Pernyataan Ali itu pun disambut gemuruh jemaah. Para warga Nahdliyin acara tersebut seraya melantunkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Ali mengatakan hanya Muhammad SAW yang bisa menjadi pemimpin yang berjaya semasa hidup dan setelah meninggal dunia. Hal itu, kata Ali, telah diabadikan dalam kitab suci Alquran.
Baca Juga:
Dia juga mengingatkan Muhammad SAW adalah satu-satunya manusia yang mendapat pujian dari Allah SWT. Mengutip Surat Al-Qalam ayat 4, Ali menyebut Allah memuji Muhammad sebagai sosok yang berbudi pekerti luhur.
"Tidak ada bahasa, tidak ada gubahan sastra, tidak ada bentuk syair dan susunan kata yamg bisa dibuat untuk menggambarkan tentang keagungan dan kebesaran beliau Rasulullah SAW secara pas dan klop, saking agungnya beliau Rasulullah SAW," ucapnya.
Sebelumnya, sebuah potongan video yang menampilkan Sukmawati dalam forum bersama pemuda viral di media sosial. Dalam video itu, Sukmawati berkata, "Mana lebih bagus Pancasila atau Alquran? Sekarang saya mau tanya nih semua. Yang berjuang di Abad 20, itu nabi yang mulia Muhammad apa Ir. Sukarno untuk kemerdekaan?".
Sukmawati sendiri menyebut video yang tersebar di media sosial telah diedit, bukan sepenuhnya seperti yang dia sampaikan. Video editan tersebut kemudian menjadi pemberitaan di sejumlah media. Sukmawati disebut membandingkan jasa Sukarno dan Nabi Muhammad.
"Saya tidak membandingkan, dan tidak ada kata jasa," kata Sukmawati melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (16/11).
(cnnindonesia.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (
Lingkungan
Bukan Sekedar Pemusnahan Narkoba tapi Penyelamatan Puluhan Ribu Jiwa
TNI/Polri
Ketahanan Pangan Polsek Kandis, Hamparan Jagung Tumbuh Subur dan Berkembang dengan Baik
Lingkungan
Jusuf Kalla Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Memberikan Solusi
Article
kabarmelayu.com,PEKANBARU PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II menambah rute penerbangan i
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan meringkus sorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini mere
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau saat ini dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif di rum
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herma
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, memimpin langsung prosesi pelantikan puluhan pejabat di lin
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Kedua
Pemerintahan