Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau Hari Ini
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (
Lingkungan
PEMBINA Mualaf Masjid Agung Sunda Kelapa Ustadz Agustin Amirudin mengatakan, ketika hujan datang disertai kilatan petir, sebagai orang Islam yang beriman kepada Allah SWT, maka jangan pernah takut. Sebab petir merupakan salah satu bentuk kekuasaan Yang Maha Kuasa Allah yang tidak akan menimbulkan mudharat jika disikapi dengan baik.
"Harus kita pahami, bahwa petir itu bukan cuma fenomena alam tapi petir itu juga ‘makhluk Tuhan’. Karena petir juga makhluk Tuhan yang menurut orang kufur/kafir itu menakutkan, sehingga ia menutup kupingnya," ujarnya saat ditemui Okezone di Masjid Agung Sunda Kelapa beberapa waktu lalu.
Nah agar tidak takut, Muslim dianjurkan membaca doa mendengar petir. Salah satu doanya tertera dalam hadist riwayat Imam Tirmidzi, dari Ibnu Umar, ia berkata bahwa Nabi SAW membaca doa ini ketika mendengar petir.
Baca Juga:
اّللَّهُمَّ لَا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ وَلاَ تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ
Allahumma la taqtulna bi ghadhobika wala tuhlikna bi a’zabika wa a’fina qobla zalika
Baca Juga:
Artinya: "Ya Allah, jangan bunuh kami dengan murkaMu, dan jangan binasakan kami dengan azab-Mu, dan maafkanlah kami sebelum itu."
Kemudian datanganya petir juga dijelaskan dalam surat Ar Ras ayat 12, sehingga sebagian orang takut karena adanya petir. Yaitu:
هُوَ الَّذِي يُرِيكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًا وَيُنْشِئُ السَّحَابَ الثِّقَالَ
Huwallażī yurīkumul-barqa khaufaw wa ṭama’aw wa yunsyi`us-saḥābaṡ-ṡiqāl
Artinya: "Dialah Tuhan yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung."
Lalu bagaimana dengan doa ketika hujan datang? Dikutip dari laman Nahdatul Ulama (NU Online), salah satu doa yang bisa dipanjatkan agar hujan tak menimbulkan bencana seperti banjir yaitu:
اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا ,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allāhumma hawālainā wa lā ‘alainā. Allāhumma ‘alal ākāmi wal jibāli, waz zhirābi, wa buthūnil awdiyati, wa manābitis syajari. Artinya,
“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudharatkan). Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon.”
(okezone.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (
Lingkungan
Bukan Sekedar Pemusnahan Narkoba tapi Penyelamatan Puluhan Ribu Jiwa
TNI/Polri
Ketahanan Pangan Polsek Kandis, Hamparan Jagung Tumbuh Subur dan Berkembang dengan Baik
Lingkungan
Jusuf Kalla Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Memberikan Solusi
Article
kabarmelayu.com,PEKANBARU PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II menambah rute penerbangan i
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan meringkus sorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini mere
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau saat ini dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif di rum
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herma
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, memimpin langsung prosesi pelantikan puluhan pejabat di lin
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Kedua
Pemerintahan