Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat, Siswa Kembali PJJ
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di wilayah Pekanbaru masih terpantau berada di indikator merah atau sangat tidak sehat. Siswa tin
Pendidikan
Masih ingatkah insiden mesin derek alias crane runtuh di Masjidil Haram saat perluasan masjid agung tersebut di Makkah pada 11 September 2015 silam?
Insiden tersebut diketahui menewaskan sekitar 111 orang, tujuh di antaranya adalah warga negara Malaysia yang sedang melaksanakan ibadah haji di Makkah.
Empat tahun berlalu, kini ada kabar terbaru terkait insiden ini. Raja Arab Saudi, Raja Salman, diketahui akan membayarkan uang kompensasi kepada tujuh keluarga jamaah haji asal Malaysia tersebut.
Baca Juga:
Setiap keluarga korban meninggal diberikan uang kompensasi sebesar 1 juta Riyal atau kurang lebih senilai Rp3,6 miliar. Sedangkan untuk para korban luka-luka, uang kompensasi yang diberikan senilai 500.000 Riyal atau sekira Rp1,8 miliar, seperti dikutip Alaraby, Jumat (17/1/2020).
Uang kompensasi yang diberikan kepada keluarga korban tersebut, disebutkan lebih lanjut diberikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Malaysia, sebagai perwakilan kontribusi pribadi dari Raja Salman.
Baca Juga:
Menteri Agama Malaysia Mujahid Yusof Rawa mengungkapkan secara resmi rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Arab Saudi.
“Mewakili Pemerintahan Malaysia, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud atas empati dan perhatian yang diberikan kepada para jamaah haji Malaysia, terutama para korban insiden,” kata Mujahid.
Dalam kesempatan yang sama, Mujahid menerangkan bahwa setelah proses investigasi, otoritas Saudi Arabia memutuskan hanya tiga jamaah Malaysia yang menjadi korban luka-luka yang valid untuk menerima pembayaran kompensasi tersebut.
“Terkait soal ini, kami sendiri telah berupaya untuk bisa mendapatkan kompensasi bagi semua jamaah Malaysia yang menjadi korban. Tapi mereka, pihak Arab Saudi telah memutuskan untuk memberikan kepada hanya tiga orang korban luka-luka berat. Itu keputusan mereka, bukan kami,” tambah Mujahid.
Sementara itu, Pengadilan Arab Saudi sendiri pada 2017 lalu telah memutuskan secara resmi membebaskan grup Binladin Group sebagai pihak yang bertanggung-jawab atas terjadinya insiden mengenaskan tersebut.
(okezone.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di wilayah Pekanbaru masih terpantau berada di indikator merah atau sangat tidak sehat. Siswa tin
Pendidikan
kabarmelayu.com,SIAK Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Siak masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Meski begitu, tidak serta merta
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar pengumuman dan penyerahan penghargaan Lomba Karya Tulis Jurn
TNI/Polri
Empat Bulan Terakhir, Polresta Pekanbaru Ringkus 128 Tersangka Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kantor Perta
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejak Ahad lalu (13/9/2026), kualitas udara di Pekanbaru terpantau di level sangat tidak sehat. Puncaknya, pagi
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejak Ahad lalu (13/9/2026), kualitas udara di Pekanbaru terpantau di level sangat tidak sehat. Puncaknya, pagi
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jajaran Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan kegiatan pengarahan secara daring yang di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langit Pekanbaru yang sempat verah dua hari belakangan setelah hujan, pada Senin (14/9/2026) pagi kembali diseli
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kalimat sederhana namun penuh makna yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE
Parlemen