Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Polemik Salat Ied di Rumah, Ini Kata Doni Monardo

Harijal - Senin, 18 Mei 2020 15:16 WIB
Polemik Salat Ied di Rumah, Ini Kata Doni Monardo
(BPMI Setpres)
Foto: Presiden dan Ibu Negara Salat Iduladha di Kebun Raya Bogor

JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo, mengaku telah mendapatkan laporan dari beberapa daerah tentang masih ada masyarakat yang menyelenggarakan ibadah di tempat ibadah.

Menurutnya, itu memiliki risiko besar menularkan virus corona dari pembawa kepada orang yang sehat. Risiko serupa juga bisa terjadi dalam ibadah Salat Ied di rumah ibadah atau lapangan, karena COVID-19 belum benar-benar bisa dikendalikan di Indonesia.

"Kami kemarin sudah jelaskan risiko ke MUI soal risiko masyarakat bertemu baik di tempat ibadah maupun tempat publik lainnya," ujarnya, Senin (18/5/2020).

Baca Juga:

Menurutnya, bahaya penularan COVID-19 adalah dari orang yang sudah terpapar positif tetapi tidak memiliki gejala sakit. Orang ini bahaya apabila masih bertemu orang banyak atau berada di tengah kerumunan.

"Apabila ketemu pihak lain yang merupakan kelompok rentan maka risiko penularan sangat tinggi dan dapat menimbulkan kematian," ujar Doni.

Baca Juga:

Imbauan mengenai Solat Ied di rumah saat Idul Fitri mendatang memang masih menjadi pro kontra di masyarakat. Namun, MUI sudah mengeluarkan fatwa hingga panduan untuk solat Ied di rumah saat lebaran nanti.

(CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
Peduli Stunting, Kwarcab Pramuka Pekanbaru Salurkan Bantuan di Senapelan
Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga
Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
komentar
beritaTerbaru