Jumat, 07 Agustus 2026 WIB

Jokowi: Banyak Fitnah di Media Sosial

Harijal - Sabtu, 12 November 2016 19:00 WIB
Jokowi: Banyak Fitnah di Media Sosial
Republika/Raisan Al Farisi
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Nasional Ulama Rakyat yang digagas oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), di Jakarta, Sabtu (12/11/16).

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan saat ini banyak fitnah dan konten yang berbau provokasi berkembang di media sosial. Oleh karena itu, dalam acara doa bersama ribuan masyarakat di Econvention, Ancol, Jakarta, Sabtu (12/11), Jokowi mengingatkan masyarakat untuk menghindari saling hujat di media sosial.

"Karena kalau kita lihat di media sosial pada satu bulan belakangan ini isinya saling menghujat, isinya saling mengejek, isinya saling memaki, isinya banyak fitnah, isinya adu domba, provokasi," katanya.

Menurut Presiden, hal tersebut yang harus diperbaiki karena tindakan-tindakan tidak terpuji itu bukan merupakan karakter bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

Baca Juga:

Tindakan tersebut ditegaskan Presiden bukan merupakan tata nilai bangsa Indonesia dan Umat Islam di Tanah Air.

"Kita tidak mau kita rusak, infiltrasi masuk, kita jadi bangsa yang suka saling hujat, memaki, memfitnah, mengadu domba, bangsa kita punya budi pekerti yang baik, punya sopan santun yang baik akhlakul karimah yang baik," katanya.

Baca Juga:

Namun sebaliknya yang terjadi di media sosial saat ini sehingga Presiden mengingatkan agar masyarakat mulai waspada.

"Saya sampaikan yang di media sosial, sekali lagi mari kita waspada bersama, mengingatkan kalau ada teman kita yang melakukan itu diingatkan, itu bukan nilai-nilai bangsa Indonesia, bukan nilai-nilai kesantunan Islam," katanya.

Pada kesempatan itu Presiden menghadiri acara bertajuk Silaturahmi Nasional (Silatnas) Ulama Rakyat "Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa" yang dihadiri ribuan orang termasuk para ulama, habib, dan kyai.

Acara tersebut digelar oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai salah satu upaya partai tersebut untuk menyejukkan umat dalam suasana perpolitikan yang dianggap semakin memanas dalam beberapa pekan terakhir.

Sejumlah menteri yang turut mendampingi Presiden dalam kesempatan itu di antaranya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, dan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri.

Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan beberapa ulama juga tampak hadir dalam acara tersebut. (ROL)

SHARE:
beritaTerkait
Gelar Doa Bersama, Wabup Inhil Mohon Keselamatan dan Keberkahan Daerah
Rentang Januari-Juli 2026, DPKP Pekanbaru Evakuasi 72 Ekor Ular di Permukiman Warga
Buaya Muara Mengamuk di Desa Undan Inhil, Naik ke Darat Kejar Warga
Wabup Bagus Santoso Lepas Kontingen Pramuka Bengkalis Menuju Jambore Nasional Cibubur Jakarta
Wujudkan Generasi Muda Peduli Lingkungan, Bhuwana Lestari Teluk Meranti Resmi Dikukuhkan
KPU Riau Luncurkan Sekolah Pemilu Hijau 2026, Perkuat Pendidikan Pemilih Berwawasan Lingkungan
komentar
beritaTerbaru