Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
JAKARTA - Rombongan Pemuda NTB yang berdomisili di Jakarta mendatangi rumah penghina Gubernur TGH Zainul Majdi, Steven Hadisurya Sulistyo pada Sabtu (15/4), kemarin. Kedatangan mereka untuk bertabayyun dan meminta pertanggungjawaban Steven atas kata-kata rasis yang dilontarkan pada Tuan Guru Bajang.
perwakilan PPS BD, Ady Ardiansah mengatakan, kedatangan rombongan Peguyuban Pascasarjana Bima-Dompu (PPS BD), Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW), dan Ikatan Mahasiswa Sasak (IMSAK) ini sempat ingin dihalangi. Sejumlah petugas keamanan, aparat Kepolisian dan perwakilan warga Kedoya Baru, Blok F 2/15, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat keluar menanyakan identitas dan surat mandat.
Setelah diajak negosiasi sekitar 20 menit. Rombongan ini pun diizinkan melihat langsung rumah Steven. Dari luar, gerbang di gembok, sementara suasana rumah tampak berantakan dan tak terurus.
Kepada pemuda yang datang, Kepala Keamanan kompleks, Hermanto mengatakan, rumah tersebut sudah tidak ditempati sejak 2007. Ady mengaku sangat heran dengan pengakuan kepala keamanan tersebut.
Baca Juga:
"Sebelas tahun tak ditempati pemiliknya, Hermanto juga mengaku beberapa hari ini banyak orang yang lalu lalang menanyakan alamat rumah tersebut," kata Ady.
Menurut Ady, pemuda NTB sangat kecewa dengan sikap Steven tersebut. "Niatan baik kami dibalas dengan kesombongan dan keangkuhannya," ujarnya.
Baca Juga:
Ady mengatakan, sikap tidak kooperatif Steven dan keluarganya dalam kasus ini akan membuat warga NTB semakin tersakiti dan dipermainkan. Apalagi, yang dihina itu adalah pemimpin dan simbol utama NTB. "Saya takut kalau masalah ini terus dibiarkan, warga NTB akan bergerak sendiri mencari anak ini (Steven)," katanya.
Masalah ini juga membuat warga NTB merasa tak dihargai setelah menjaga bingkai keragaman selama ini. "Untuk itu kami meminta polisi segera bergerak dan mengamankan anak itu," harapnya.
Ketum HIMMAH NW Jakarta, Alimudin mengatakan, pihaknya tidak akan berdiam diri dan duduk berpangku tangan atas kasus ini."Perlu diingat bahwa TGB itu adalah sesepuh kami, dan simbol ulama besar Islam Indonesia," katanya.
Walaupun TGB sudah memaafkan Steven, kata dia, reaksi masyarakat harus ditanggapi dengan cepat.(ROL)
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport IndonesiaKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesi
Hukrim
Bedah Status Hukum Etomidate Bersama Kepala BNNK Pekanbaru, Penandatanganan MoU, dan Deklarasi Mahasiswa
TNI/Polri
Delapan Pendulang Emas Tewas di Korowai Yahukimo, Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku
TNI/Polri
Riau Bhayangkara Run 2026 Dihadiri Artis Ibu Kota, Ada Charly Van Houten hingga Ndarboy
Sport
Kemnaker Kembali Raih Penghargaan Nasional Pengawasan Kearsipan dengan Kategori Sangat Memuaskan dan SJTN 2026
Pemerintahan