Sabtu, 23 Mei 2026 WIB

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Mabes TNI

Harijal - Kamis, 01 Juni 2017 13:03 WIB
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Mabes TNI
Puspen TNI
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Mabes TNI.

JAKARTA, kabarmelayu.com - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diikuti oleh Prajurit dan PNS TNI, dengan Inspektur Upacara Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, di Lapangan Apel Gedung B-3, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (1/6/2017).
 
Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam amanatnya yang dibacakan Asintel Panglima TNI menyampaikan Selamat Hari Lahir Pancasila. Kita lndonesia, Kita Pancasila. Semua Anda lndonesia, semua Anda Pancasila. Saya lndonesia, saya Pancasila.  Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ini meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan  bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
 
“Harus diingat bahwa kodrat bangsa lndonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk lndonesia. Itulah kebhinneka tunggal ika-an kita,” kata Presiden RI Joko Widodo.
 
Presiden RI Joko Widodo mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila.  “Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus bahu membahu menggapai cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila. Tidak ada pilihan lain kecuali seluruh anak bangsa harus  menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan.  Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran.  Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus menjadikan lndonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional,” jelasnya.
 
“Sekali lagi, jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu, bergotong royong demi kemajuan lndonesia,” ujar Presiden RI Joko Widodo.(puspentni)

SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan
PLN Gangguan, Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau Padam!
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sabet Juara III Lomba Resensi Buku se-Kabupaten Kampar
PPWI Fasilitasi Keluarga Jenguk Jekson Sihombing di Lapas Nusakambangan
Pengamat: Sengketa F-SPTI Bengkalis Cukup Mengacu Putusan PN Jakarta Timur
komentar
beritaTerbaru