Sabtu, 23 Mei 2026 WIB

Insiden Bendera Terbalik, Istana: Malaysia Sudah Minta Maaf, Tak Perlu Dipersoalkan Lagi

Harijal - Selasa, 22 Agustus 2017 21:46 WIB
Insiden Bendera Terbalik, Istana: Malaysia Sudah Minta Maaf, Tak Perlu Dipersoalkan Lagi
Johan Budi Mengimbau Masyarakat Tak Lagi Persoalkan Insiden Bendera Terbalik

BANDUNG - Juru Bicara Presiden Johan Budi mengatakan Presiden Joko Widodo menyesalkan insiden bendera Indonesia terbalik dalam buku panduan SEA Games 2017. Tapi, hal itu tidak perlu dipersoalkan lagi karena pemerintah Malaysia sudah minta maaf.

Selain itu, pemerintah Malaysia juga menyanggupi permintaan Indonesia agar buku panduan itu ditarik dan digantikan versi baru setelah gambar bendera Indonesia diperbaiki.

"Kalau itu sudah dilaksanakan, saya kira tentu tidak perlu dipersoalkan lagi, tidak perlu diperpanjang lagi kalau sudah minta maaf secara terbuka, secara resmi, kemudian menarik brosur dan buku itu," kata Johan di Bandung, Selasa (22/8/2017).

Baca Juga:

Soal rencana pemerintah Malaysia datang menemui Presiden Joko Widodo, ia mengaku tidak tahu. Tapi, yang terpenting permintaan maaf sudah dilakukan. Buku panduan juga ditarik.

Disinggung apakah persoalan itu sekarang benar-benar selesai, Johan membenarkannya. "Kalau sudah ada permintaan maaf secara resmi, kemudian buku atau brosur itu ditarik, (selesai) ya itu kan yang diminta (Indonesia)," ungkapnya.

Baca Juga:

Ia pun kembali menegaskan agar masyarakat Indonesia jangan terlalu reaktif menanggapi persoalan tersebut. Kemarahan dan kekecewaan pasti dirasakan banyak pihak. Tapi apa yang diminta Indonesia sudah dilakukan Malaysia.

"Presiden meminta kepada publik atau masyarakat untuk tidak over reaktif terhadap (masalah) ini," tandas Johan.

 

(aky/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan
PLN Gangguan, Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau Padam!
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sabet Juara III Lomba Resensi Buku se-Kabupaten Kampar
PPWI Fasilitasi Keluarga Jenguk Jekson Sihombing di Lapas Nusakambangan
Pengamat: Sengketa F-SPTI Bengkalis Cukup Mengacu Putusan PN Jakarta Timur
komentar
beritaTerbaru