Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang
kabarmelayu.com,ROHIL Polsek Rimba Melintang menutup rangkaian Turnamen Futsal Kapolsek Rimba Melintang Cup Tahun 2026 yang digelar di Lap
TNI/Polri
SURABAYA - Kepolisian daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menangkap pelaku penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW, Rendra Hadikurniawan, di Dusun Jara’an RT 03 RW 03, Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto pada Kamis (26/4). Penangkapan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polda Jatim, Polres Mojokerto dan masyarakat.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan Rendra melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW lewat video yang diunggah di akun facebooknya. Farns mengkungkapkan, saat ini Rendra sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.
"Tiba di Mapolda pada 14.30 WIB dan langsung kita melakukan penangkapan sekaligus juga penahanan. Resmi hari ini kita melakukan penahanan. Kalau sudah ditahan berarti sudah tersangka," katanya di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (26/4).
Baca Juga:
Frans menjelaskan, penangkapan dan pengejaran dilakukan aparat kepolisian berdasarkan laporan yang banyak masuk dari masyarakat. Laporan banyak dilakukan masyarakat lewat pesan di media sosial dan lain sebagainya. Ada juga laporan dari GP Ansor Sidoarjo yang langsung mendatangi Mapolresta Sidoarjo.
Frans mengaku, polisi secara cepat melakukan pengejaran dan penangkapan lantaran tidak ingin video tersebut malah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. "Untuk skala prioritas dalam rangka mencapai keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat," ujarnya.
Baca Juga:
Frans mengungkapkan, saat ini aparat kepolisian juga sudah mengamankan barang bukti. Diantaranya video penghinaan yang diunggah Rendra dalam akun media sosialnya. "Adalah postingan facebook yang ada, kemudian instagram dan sebagainya yang sudah kita amankan," kata Frans.
Frans menegaskan, saat ini polisi belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan waras atau mengalami gangguan jiwa. Tapi jika dilihat dari video yang diunggah, dimana yang bersangkutan merekamnya sambil mengendarai mobil, semestinya yang bersangkutan tidak gangguan jiwa.
"Kalau orang gila gak mungkin bawa mobil. Ini bawa mobil sambil selfie sambil merekam. Tapi proses akan tetap kita lakukan pemeriksaan," kata Frans.
Frans juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ada lagi melakukan penghinaan-penghinaan, apalagi terhadap suatu agama. Imbauan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan bermedia sosial dengan baik.
"Dan semoga tidak ada lagi yang menjadikan ini permasalahan menjadi sesuatu yang menjadi polemik dalam masyarakat," ujar Frans.
Sebelumnya beredar video yang diduga dilakukan oleh Rendra Hadikurniawan dan diunggah di akun Facebook Rendra Hadi Kurniawan. Dalam video tersebut Rendra mengeluarkan kata-kata yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW dan Habib Rizieq.
(republika.co.id)
kabarmelayu.com,ROHIL Polsek Rimba Melintang menutup rangkaian Turnamen Futsal Kapolsek Rimba Melintang Cup Tahun 2026 yang digelar di Lap
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport IndonesiaKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesi
Hukrim
Bedah Status Hukum Etomidate Bersama Kepala BNNK Pekanbaru, Penandatanganan MoU, dan Deklarasi Mahasiswa
TNI/Polri
Delapan Pendulang Emas Tewas di Korowai Yahukimo, Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku
TNI/Polri
Riau Bhayangkara Run 2026 Dihadiri Artis Ibu Kota, Ada Charly Van Houten hingga Ndarboy
Sport