Pramuka Kwarcab 04.02 Ikuti Kegiatan KKRI di Makodim 0314/Inhil
kabarmelayu.com,INHIL Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Korps Kadet Republik I
TNI/Polri
JAKARTA - Puluhan mahasiswa Papua dan Papua Barat berencana menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya pasca-penangkapan dua koordinator lapangan (korlap) aksi yang berujung pada pengibaran Bendera Bintang Kejora di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Mereka kini tengah berkumpul di trotoar depan Polda Metro Jaya, Sabtu (31/8).
Kedua orang yang ditangkap oleh Polda Metro Jaya adalah Carles Kosay dan Dano Tabuni, koordinator aksi pada 28 Agustus lalu. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan keduanya diduga telah melakukan tindakan kejahatan terhadap negara dan upaya makar.
Baca Juga:
Humas Aksi dari Mahasiswa Papua, Ambosius, mengatakan penyerahan diri itu sebagai bentuk solidaritas mahasiswa Papua dan Papua Barat terhadap kedua rekannya. Pasalnya aksi dilakukan secara bersama-sama.
"Kami semalaman komunikasi dari semua paguyuban dari Papua dan Papua Barat untuk kumpul, kami datang menyerahkan diri, kami juga bagian dari mereka jadi tolong ditahan," ujarnya di depan Polda Metro Jaya.
Baca Juga:
Pria yang akrab dipanggil Ambo ini mengatakan mereka meminta Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menyiapkan sel yang akan mereka tempati pasca-aksi dengan pengibaran bendera bintang kejora tersebut.
"Kami meminta Presiden Jokowi dan Pak Kapolri segera mengusulkan penjara untuk kami, mahasiswa Papua dan Papua Barat yang siap untuk mengisinya," tuturnya.
Ambo menambahkan mereka juga tidak akan pulang sebelum kedua rekan mereka dibebaskan. "Kami tidak akan pulang tanpa teman-teman kami dipulangkan apapun prosesnya," ucapnya.
Pantauan CNNIndonesia.com sampai saat ini, sudah ada sekitar 50 mahasiswa Papua yang berkumpul di trotoar Polda Metro Jaya, Gatot Subroto. Mereka yang sudah datang dari asrama mahasiswa Papua di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan masih duduk di trotoar jalan sembari berbincang-bincang.
(cnnindonesia.com)
kabarmelayu.com,INHIL Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Korps Kadet Republik I
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Kota Pekanbaru, membuat jaja
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHIL Polsek Rimba Melintang menutup rangkaian Turnamen Futsal Kapolsek Rimba Melintang Cup Tahun 2026 yang digelar di Lap
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport IndonesiaKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesi
Hukrim
Bedah Status Hukum Etomidate Bersama Kepala BNNK Pekanbaru, Penandatanganan MoU, dan Deklarasi Mahasiswa
TNI/Polri