Pramuka Kwarcab 04.02 Ikuti Kegiatan KKRI di Makodim 0314/Inhil
kabarmelayu.com,INHIL Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Korps Kadet Republik I
TNI/Polri
JAKARTA - Pemerintah mencatat, total pembiayaan utang RI hingga akhir Agustus 2019 mencapai Rp 284,7 triliun atau mencapai 79,3% dari target yang ditetapkan dalam kas negara sebesar Rp 359,2 triliun.
Hal tersebut terungkap dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KiTa Edisi September 2019, seperti dikutip CNBC Indonesia melalui laman Kementerian Keuangan, Rabu (25/9/2019).
Penarikan utang yang dilakukan pemerintah sepanjang Januari - Agustus 2019 berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 290,7 triliun dan realisasi pinjaman negatif sebesar Rp 5,97 triliun.
Baca Juga:
Kementerian Keuangan, dalam laporan tersebut, menegaskan bahwa sebagian besar penarikan utang dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja produktif di sektor prioritas yang mendesak seperti belanja infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
"Di tengah terbatasnya kapasitas fiskal pemerintah serta kebutuhan belanja produktif yang tidak bisa ditunda, utang menjadi alat pemerintah untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut," tulis dokumen tersebut.
Baca Juga:
Lantas, apa saja pembangunan infrastruktur yang sudah dihasilkan dari penarikan utang pemerintah sepanjang Januari - Agustus 2019?
Berikut daftarnya :
- Padang Bypass
- Waduk Jatigede Sumedang
- Rumah Sakit UNS Solo
- Jalu Jalan Lintas Selatan (Giriwoyo - Duwet)
Tak hanya itu, SBSN (surat berharga syariah negara/sukuk negara) yang diterbitkan pemerintah pun telah berkontribusi dalam membiayai pembangunan jalan dan jembatan 30 provinsi, hingga jalur kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.
Selain itu, juga pembiayaan untuk asrama haji di 24 kota/kabupaten, 701 kantor urusan agama dan manasik haji, gedung perkuliahan di 54 perguruan tinggi keagamaan Islam, 32 madrasah dan 328 pengelolaan sumber daya air, serta 3 taman nasional.
"Utang adalah hal yang baik apabila dikelola dengan baik. Setiap rupiah utang yang dilakukan pemerintah dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan yang sifatnya produktif dan investasi dalam jangka panjang," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam artikel Menjawab Utang, di situs Kemenkeu.
"[Investasi itu] seperti membangun infrastruktur, membiayai pendidikan dan kesehatan yang dalam jangka panjang akan menghasilkan dampak berlipat untuk generasi mendatang," kata Menkeu.
(cnbcindonesia.com)
kabarmelayu.com,INHIL Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Korps Kadet Republik I
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Kota Pekanbaru, membuat jaja
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHIL Polsek Rimba Melintang menutup rangkaian Turnamen Futsal Kapolsek Rimba Melintang Cup Tahun 2026 yang digelar di Lap
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport IndonesiaKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesi
Hukrim
Bedah Status Hukum Etomidate Bersama Kepala BNNK Pekanbaru, Penandatanganan MoU, dan Deklarasi Mahasiswa
TNI/Polri