Indonesia Menuju Jurang?
kabarmelayu.com,JAKARTA Universitas Paramadina bersama Universitas Harkat Negeri menggelar diskusi bertajuk Menakar Akurasi Laporan The E
Politik
JAKARTA - Demonstran pembawa bendera yang viral di media sosial Dede Lutfi Alfiandi menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis (12/12) sore.
Sebelum sidang dimulai, ruang sidang telah dipenuhi puluhan emak-emak dan sejumlah pelajar yang mengaku sebagai rekan Lutfi. Mereka menyesaki ruang sidang dan berebutan mengambil gambar pria berusia 20 tahun itu.
Selain duduk di bangku peserta sidang, mereka juga berdiri di bagian depan. Kondisi pun penuh sesak. Belum lagi emak-emak yang berdiri di bangku untuk melihat Lutfi karena terhalang peserta sidang lainnya.
Baca Juga:
Anggota organisasi masyarakat Pemuda Pancasila yang juga berjaga di ruang sidang pun ikut menenangkan emak-emak tersebut.
Sementara Lutfi yang mengenakan rompi tahanan warna oranye dan peci hitam didampingi ibunya, Nurhayati Sulistya. Sambil menahan tangis, ibunya terus memeluk Lutfi.
Baca Juga:
Emak-emak pengunjung sidang pun tak ingin kehilangan momen tersebut. Mereka berulang kali memanggil Lutfi untuk mengambil gambar bersama ibunya.
"Lutfi, Lutfi hadap sini!" seru salah satu emak-emak.
Lutfi pun menurut dan berbalik menghadap kamera dari ponsel emak-emak yang memanggilnya.
Sementara Nurhayati hanya meminta doa agar anaknya dapat bebas dari jeratan hukum yang didakwakan jaksa. Ia meyakini Lutfi tak bersalah.
"Minta doanya untuk sidang ini. Pokoknya harapan saya bebas," ucapnya.
Emak-emak peserta sidang terus menyerukan dukungan pada Lutfi. Mereka meminta agar hakim membebaskan Lutfi.
"Bebaskan Lutfi! Bebaskan Lutfi!"
Seruan emak-emak itu baru mereda ketika hakim memulai persidangan.
Lutfi didakwa dengan pasal berlapis melakukan kekerasan dan melawan petugas saat demonstrasi September lalu. Ia disebut melakukan perusakan dan melempar petugas kepolisian dengan batu, botol air mineral, petasan, dan kembang api.
(cnnindonesia.com)
kabarmelayu.com,JAKARTA Universitas Paramadina bersama Universitas Harkat Negeri menggelar diskusi bertajuk Menakar Akurasi Laporan The E
Politik
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menerima kunjungan kerja Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, He
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Korps Kadet Republik I
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Kota Pekanbaru, membuat jaja
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHIL Polsek Rimba Melintang menutup rangkaian Turnamen Futsal Kapolsek Rimba Melintang Cup Tahun 2026 yang digelar di Lap
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial