Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bea Cukai Bengkalis menemukan sebanyak 652 Iphone ilegal di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSS
Hukrim
UNIVERSITAS Paramadina bekerjasama dengan PCM Muhammadiyah Bojongsari, Kota Depok dan Yayasan al-Hasra menyelenggarakan seminar "Menyemai Keislaman, Keindonesiaan dan Kemodernan di Sekolah Menengah Kota Depok" di Kampus al-Hasra, Bojongsari (3/7/2023).
Menurut Dr. Zamahsari, pengurus Yayasan al-Hasra, pimpinan dan guru sekolah perlu oase intelektual yang mencerahkan dan reflektif agar tidak berkubang dalam aktivitas administratif. Tema Keislaman, Keindonesiaan dan Kemodernan relevan dalam upaya tersebut.
Direktur Eksekutif Nurcholish Madjid Society, Fachrurozi Majid mengatakan perlunya penanaman karakter keindonesiaan pada siswa secara konkret. Kemudian, nilai-nilai Pancasila harus diejawantahkan dalam keseharian bukan sekedar verbalisme, dibicarakan an sich, atau dihafal yang tidak akan berdampak dalam kehidupan sosial keseharian.
Baca Juga:
Bagi Fachrurozi, Keislaman dan Keindonesiaan penting dihayati karena fakta sosiologi bangsa Indonesia yang majemuk.
"Kemajemukan itu membutuhkan sikap saling memahami, berempati dan menghormati. Minimnya empati, misalnya, melahirkan ekstremisme. Dunia pendidikan adalah kunci menumbuhkan sikap egaliter, terbuka, saling menghargai, toleransi yang niscaya di masyarakat yang sangat beragam," paparnya.
Baca Juga:
Dalam konteks Keislaman, Fachrurozi merujuk pemikiran Prof. Dr. Nurcholish Madjid atau Cak Nur. Cak Nur mempromosikan Islam inklusif. "Islam itu terbuka, mengakui eksistensi agama lain, bahkan memperoleh keselamatan dan kebahagiaan. Sikap ini diajarkan dalam al-Quran, QS. al-Hujurat ayat 13," katanya.
Begitu pula dalam konstitusi Negara kesatuan Republik Indonesia memberikan jaminan kebebasan beragama. "Artinya, baik kitab suci maupun konstitusi mendorong sikap inklusif Muslim Indonesia. Kunci membumikan Keislaman dan Keindonesiaan adalah keteladanan," terangnya.
Dr. M. Subhi-Ibrahim, direktur Paramadina Graduate School of Islamic Studies (PGSI) mengamini apa yang disampaikan Fachrurozi.
"Para guru bangsa seperti KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama dan Cak Nur punya pesan yang sama, yaitu Keislaman dan Keindonesiaan tidak boleh dipisahkan," katanya.
Seorang Muslim bisa jadi orang (warga negara) Indonesia yang baik. Sebaliknya, warna negara Republik Indonesia bisa jadi Muslim yang baik. "Muhammadiyah dan NU telah setia menjaga keseimbangan sikap beragama dan berbangsa," tuturnya.
Subhi-Ibrahim menjelaskan, agar bisa berkontestasi dalam peradaban umat manusia, umat Islam Indonesia perlu menjadi modern. Modern dalam menyadari pentingnya kekinian serta bersikap rasional, kritis dan berkemajuan. Inilah yang akan mengantarkan pada peradaban tinggi.
"Sikap terbuka pada kebudayaan dan peradaban lain adalah cara terbaik untuk membangun kemajuan bangsa dan umat. Hal tersebut dicontohkan oleh kaum Muslim klasik yang mengadopsi aspek-aspek positif kebudayaan lain guna memperkaya khazanah kebudayaan Islam sehingga sampai puncak peradaban di abad tengah," ujarnya.
Seminar yang dihadiri oleh seratusan pimpinan dan guru se-kota Depok tersebut merupakan kerja bersama peneguhan komitmen bahwa Keislaman, Keindonesiaan dan Kemodernan bisa harus dimulai dari dunia pendidikan, kawah candradimuka generasi bangsa.(rif)
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bea Cukai Bengkalis menemukan sebanyak 652 Iphone ilegal di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSS
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dewan Kehormatan PWI Pusat, H. Helmi Burman, mendesak manajemen Riau Pos Grup segera menyelesaikan seluruh hak
Sosial
Polri untuk Masyarakat, Kapolda Riau Tinjau Jembatan Merah Putih di Dumai
TNI/Polri
Pastikan Keamanan Stok Beras, Menko Polkam Tinjau Gudang Bulog di Sumut
TNI/Polri
kabarmelayu.comKANDIS Tanaman budidaya jagung mulai menghijau menjadi simbol harapan bagi petani yang ada di sejumlah pedesaan di wilayah
TNI/Polri
Menjelajahi Sisi Lain Indonesia Jadi Tren Baru Liburan Musim Panas Wisatawan Asing
Wisata
Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah
Pemerintahan
Jembatan Gantung Garuda di Bangko PusakaMenggala Sakti Rohil Masuki Tahap Pembentangan Tali Sling dan Penyetelan
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi telah menunjuk Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan,
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengungkapkan keprihatinan atas masalah yang kini menjerat Budayawan Riau, Rida
Peristiwa