Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak lakilaki yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam saat mand
Peristiwa
Turut hadir Wakil Bupati Siak, seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Siak, Camat, unsur pemerintah daerah lainnya, Kalaksa BPBD, Manggala Agni serta beberapa perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Siak.
Mengikuti Rapat Koordinasi operasi kontijensi penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polres Siak, serta mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Aman Nusa II Lancang Kuning tahun 2024 di Polres Siak.
Baca Juga:
Indra Gunawan menyebutkan bahwa kegiatan Apel Kesiagaan dan Rakor ini dilaksanakan dalam rangka kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polres Siak.
Baca Juga:
Disamping itu, Rakor ini juga bertujuan untuk menentukan dan merencanakan apa apa saja yang harus kita lakukan satu visi dan misi dalam penanganan jika terjadi Karhutla nantinya.
"Tentunya kita saling mendukung dan bersinergi baik TNI, Polri, Pemerintah daerah juga perusahaan perusahaan yang mengelola hutan dan lahan yang beroperasi di wilayah Siak," ucap Indra Gunawan.
Indra menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh pihak dalam menghadapi Karhutla, "Kita semua harus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengetahui adanya potensi terjadinya Karhutla," jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjalin kerjasama dan sinegritas dalam penanggulangan karhutla.
"Saya mengajak kepada seluruh pihak untuk menjalin kerjasama dan sinergitas dalam penanggulangan Karhutla. Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua," tutup Indra.
Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi SIK MSi juga menegaskan bahwa Karhutla ini bukan hal yang baru, jadi semua sudah harus siap kapanpun dan dimanapun, saat ini karhutla menjadi prioritas utama.
"Kemarin beberapa hari yang lalu sudah muncul titik api dan terjadi Karhula, Alhamdulillah berkat kerjasama semua pihak baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah, BPBD, Pemadam, Pemerintah Kecamatan dan yang lain nya Karhutla dapat kita tanggulangi dan sampai hari ini masih dilakukan pendinginan. Melihat situasi saat ini tentunya kita akan melakukan peningkatan kegiatan baik pencegahan maupun penanganan bahkan kalau diperlukan penindakan penegakan hukum," tegas AKBP Asep.
Lanjut Kapolres, setelah rakor akan dilanjutkan dengan gelar pasukan dan peralatan yang diikuti semua pihak terkait.
"Setelah ini kita akan laksakan Apel gelar kesiapsiagaan dan peralatan untuk menghimpun kekuatan dan menunjukan bahwa kita siap, apapun ceritanya Siak harus tetap aman dari Karhutla, Siak aman negara aman, Together We Are Strong", jelas Kapolres.(inf/man)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak lakilaki yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam saat mand
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pasien Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru mengeluh. Ratusan pasien hari ini hanya dilayani oleh satu dokter pada S
Kesehatan
INHIL Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di MTsN 2 Indragiri Hilir kembali menuai sorotan publik. Sejumlah persoalan mulai
Pendidikan
Aparat Lambat Tutup Warung RemangRemang Cafe KE Lipat Kain, Masyarakat Siap Turun Tangan
Hukrim
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Sport
kabarmelayu.com,DUMAI Penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia kembali berhasil digagalkan oleh Direktorat Po
Hukrim
kabarmelayu.com,MANADO Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara periode 20262031 resmi dilantik dan dikukuhk
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Pimpinan Daerah Salimah Kampar kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat organisasi melalui Pelatihan Kepe
Sosial
Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SEORANG guru di Papua Selatan membuat surat terbuka untuk Presiden RI, Prabowo Subianto. Dirinya merasa menjadi korban kezol
Pendidikan