Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat
Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat
TNI/Polri
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sikap Pihak pengelola Gedung Plaza The Central atau lebih dikenal dengan pasar Kodim oleh PT Peputra Maha Jaya (PMJ) dinilai puluhan pedagang sudah sangat keterlaluan. Pasalnya hampir setiap tahun biaya sewa kios, biaya servisce charge mengalami kenaikan yang fantastis hingga mencapai 70 persen setiap pedagang.
Tidak terima diperlakukan semena-mena dan menganggap kebijakan pihak pengelola tersebut sangat memberatkan, ratusan pedagang pasar kodim mendatangi DPRD Kota Pekanbaru guna meminta untuk dimediasi antara pedagang dengan pihak pengelola maupun dengan pihak pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag).
Puluhan perwakilan pedagang pasar Kodim ini diterima langsung oleh Puji Daryanto, Herwan Nasri dan Zaidir Albaiza dari Komisi IV mewakili Komisi II yang saat ini sedang berada diluar kota.
Baca Juga:
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang Banmus DPRS Kota Pekanbaru, para pedagang mengaku sudah meyampaikan keberatan kepada pihak pengelola namun tidak direspon sama sekali.
"Pihak pengelola tidak merespon keluhan kami mengenai kenaikan sewa kios 25 persen, kenaikan servisce charge 25 persen, hingga biaya-biaya lain yang kalau ditotal semuanya sampai 70 persen," ungkap salah seorang pedagang Fatrizo, Kamis (30/3).
Baca Juga:
Mengingat kondisi pasar saat ini sangat sepi, Lanjut Fatrizo, kami sangat keberatan dan tidak sanggup bayar, untuk itu kami berharap dengan pertemuan ini bisa memediasi atau membantu kami.
Selain persoalan kenaikan sewa kios dan servisce charge, pedagang juga mengeluh soal renovasi bangunan yang dilakukan pihak pengelola yang sangat menganggu kenyamanan pedagang bahkan para pengunjung.
"Salah satu penyebab sepinya pengunjung karena adanya renovasi, pengunjung mengeluh debu, selain itu juga banyak kios yang masih kosong sehingga penggunjung enggan untuk berbelanja karena tak banyak pilihan, otomatis omset kami juga menurun," imbuhnya.
Sementara itu, Jimi yang sehari-harinya berdagang di gedung A juga mengeluhkan hal serupa, bahkan kenaikan sewa kios tersebut sangat dipaksakan.
"Setiap gedung itu beda-beda kenaikannya, kalau saya di gedung A itu sewa kiosnya Rp.900 ribu hingga Rp.1 juta, alasannya gedung A lebih bagus dan ada Ac, kenyataanya AC ngak dingin masih mending kipas angin," bebernya.
Menurut pengakuan pedagang Lainnya Dodi, saat ini kondisi Kios masih disegel oleh pihak pengelola sampai para pedagang menyetujui atas kenaikan sewa tersebut, untuk itu, pihaknya berharap Pemko bersama DPRD bisa segera membantu para pedagang untuk berkoordinasi dengan pihak pengelola agar membuka kembali segel tersebut.
"Dari awal kami sudah melayangkan surat ke Komisi II, Disperindag namun belum ada tindak lanjut, sementara kios kami masih disegel, kami berharap sementara waktu dibuka kembalilah segel tersebut, kalau seperti ini terus siapa yang kasi kami makan," sebutnya.
Menyikapi curhatan pedagang ini, anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zaidir Albaiza menegaskan kepada pengelola untuk tidak asal segel saja. Harus ada upaya persuasif jika ingin menaikkan service charge kios.
"Karena saat ini situasi ekonomi lagi sulit ditambah dengan sepinya pasar dari pembeli. Artinya pengelola harus mengerti kondisi ini," tukasnya. (eza/rec)
Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat
TNI/Polri
Polisi Ringkus Empat Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Tambang
Hukrim
Menjaga Ketahanan Pangan di Ujung Musim, Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Hadir Mengawal Petani Hingga Panen
Lingkungan
Puluhan Anggota TNI Datangi Polsek Bina Widya Pekanbaru, Ada Iringan Lagu Ulang Tahun Hari Bhayangkara
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang a
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya percepatan pembangunan daerah terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Salah satu
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Mantan Chairman Riau Pos Group, Rida K Liamsi, mengaku menjadi korban perlakuan yang tidak adil dari manajemen
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, kembali menggandeng kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluar
Pemerintahan
Sempat menghilang dalam OTT (Operasi Tangkap Tangan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singi
Hukrim
Terdetiksi 254 Hotspot, Pemkab Siak Perkuat Mitigasi Hadapi Super El Nino
Pemerintahan