Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Akibat banyaknya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengeluhkan kekurangan anggaran dampak rasionalkisasi anggaran sehingga banyak kegiatan tidak jalan. Guna menjalankan fungsi pengawasan anggaran, Komisi III SPRD Kota Pekanbaru bakal mengagendakan hearing ke semua OPD yang menjadi mitra Komisi III.
Hal ini dimaksud untuk mengetahui secara jelas, seperti apa sebenarnya kondisi keuangan di masing-masing OPD. Apalagi ada kegiatan yang bukan menjadi skala prioritas namun itu yang dikerjakan. Dan banyak dari kegiatan yang dilakukan hanya menimbulkan piutang Pemko.
"Untuk mengetahui persoalan anggaran OPD ini, Komisi III sudah mengagendakan hearing. Kegiatan hearing ini sendiri akan dilakukan secara bertahap dan marathon sesuai jadwal yang akan ditentukan masing-masing OPD. Dalam pekan ini sudah ada nanti kita hearing OPD yang bermitra dengan kita," demikian disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Fikri Wahyudi Hamdani saat dijumpai di kantor DPRD Pekanbaru, Selasa (4/3).
Baca Juga:
Hearing dianggap perlu, dijelaskan Fikri karena hingga hari ini pihaknya belum pernah ada komunikasi dengan OPD yang menjadi mitra Komisi III terkait penggunaan anggaran, khususnya di triwulan pertama 2017. Meski begitu Fikri juga berharap kedepan penggunaan anggaran jangan sampai tidak pas dengan yang sudah ditentukan.
"Karena selama ini kita dengar banyak OPD mengeluarkan statemen kurang anggaran, satu sisi anggaran sudah ditentukan dan sudah disahkan melalui paripurna, APBD dan PAD. Untuk kegiatan 2017 ini berdasarkan kegiatanyang sudah diajukan itu," jelasnya.
Baca Juga:
Oleh sebab itu, pihaknya akan memanggil semua OPD yang menjadi mitranya. Nanti saat hearing itu, akan mempertanyakan progres kegiatan di triwulan pertama.
"Apa saja yang sudah dilaksanakan? Kita tidak mau ada yang menjadi skala prioritas tapi tidak dikerjakan. Artinya, jangan sampai ada gejolak, yang katanya kurang anggaran, lalu ada yang belum terbayarkan segala macam," ungkapnya.
Fikri juga menegaskan kepada Pemko, kalau memang tidak ada anggaran dari awal jangan dikerjakan karena ini dikhawatirkan hanya menjadi piutang.
"Pemko harus tegas, kalau memang tidak ada anggaran sampai ke OPD-OPD tapi pekerjaan dilaksanakan, dan menimbulkan piutang," tegasnya.
Khusus untuk BPKAD, ditambahkan Fikri agar bisa mempertegas dan menjelaskan apa dasarnya membuatkan penganggaran per triwulan itu.
"Kalau tidak bisa memutuskan itu, koordinaskan dengan DPRD," tutupnya.(eza/rec)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejumlah kios di Pasar Higienis, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru, yang selama ini terbengkalai, dimanfaatkan oknum
Pemerintahan
ISPU Memburuk, Sekolah di Sejumlah Wilayah Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Boleh WFH
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHUL Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke27, Persatuan Wartawan Indonesia (P
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Program Pemantapan Nilainilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI diikuti oleh Kalangan Birokrat, Akademis
Pemerintahan