Selasa, 01 September 2026 WIB

Gubri Harap Pertamina Bantu Pembebasan Lahan Eks Chevron

Harijal - Rabu, 11 November 2020 16:49 WIB
Gubri Harap Pertamina Bantu Pembebasan Lahan Eks Chevron
Gubri Syamsuar

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap PT Pertamina Hulu Rokan yang pada Agustus 2021 mendatang akan mengambil alih pengelolaan Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia, dapat membantu penyelesaian masalah pembebasan lahan di ruas Tol Pekanbaru-Dumai.

Dikatakan Gubri, pada ruas jalan tol sepanjang 131,5 Km itu, saat ini ada sekitar lebih dari 300 bidang tanah yang status kepemilikannya timpang tindih antara masyarakat dan aset negara. 

Sebab di lahan masyarakat yang sertifikat hak miliknya telah diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) itu, ternyata juga dicatat sebagai Barang Milik Negara (BMN) dengan status aset PT Chevron.
 
"Ini adalah persoalan mendasar, kami juga berharap bantuan terkait penyelesaian masalah tanah sepanjang jalan dari mulai Pekanbaru sampai ke Dumai," ujar Gubri, Rabu (11/11/2020) di Pekanbaru. 

Baca Juga:

Gubri mengatakan, pihaknya telah melaporkan masalah ini kepada Menteri ATR/BPN. Kata dia, dalam upaya penyelesaian pembebasan lahan ini juga telah dibantu oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

"Soal pembebasan lahan jalan tol ini ada keterkaitan dengan tanah eks. Chevron. Saat ini masih konsinyasi di Pengadilan Negeri. Ada sekitar 300 lebih bidang tanah yang saat ini belum selesai masalahnya di pengadilan karena ini terkait status kepemilikan tanah yang telah bersertifikat oleh masyarakat kita," tutur Gubri.

Baca Juga:

"Jadi peninggalan Chevron ini Imemang masalah yang sangat pelik," ujarnya. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api
PPWI Inhil, BDPN, Kades dan Warga Pungkat Bahu Membahu Padamkan Api yang Membakar Kebun Warga
PLN Tembilahan  Belum Tuntaskan Kabel Semrawut
9 Perusahaan Siap Perbaiki 6,44 Kilometer Jalan Simpang KITB-Sungai Rawa
Agung Nugroho Senang Anak-anak Kembali Sekolah
Karhutla Riau Mulai Terkendali
komentar
beritaTerbaru