Kamis, 30 April 2026 WIB

Danrem 031/WB Sebut Tanaman Padi di Rohil Tanpa Gunakan Pupuk Kimia

Harijal - Selasa, 30 Maret 2021 20:26 WIB
Danrem 031/WB Sebut Tanaman Padi di Rohil Tanpa Gunakan Pupuk Kimia
istimewa

ROHIL - Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed mengatakan, luas lahan padi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau terus bertambah signifikan. Dikelola secara manual tanpa membakar lahan serta penanaman padi tanpa menggunakan pupuk kimia.

Hal itu dikatakan Danrem ketika hadir pada kegiatan panen raya, program ketahanan pangan binaan Kodim 0321/Rohil bersama Pemkab Rohil. Selasa (30/3) di Rokan Baru Pesisir Kecamatan Pekaitan Kabupaten Rohil.

Danrem melakukan panen raya bersama Gubernur Riau, Syamsuar, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan Kepala Bulog Riau-Kepri, Bahtiar Sekar. 

Baca Juga:

"Dari panen raya kali ini yang perlu diapresiasi itu, adalah adanya peningkatan perluasan lahan yang sangat signifikan yang dikelola secara manual tanpa membakar lahan serta penanaman padi tanpa pupuk kimia," kata Danrem.

Baca Juga:

Danrem menuturkan, jika panen raya ini merupakan panen ketiga yang telah dilaksanakannya di Rohil. Lahan padi yang dipanen luasnya sekitar 350 hektar. Dimana ini juga merupakan salah satu bukti hasil memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan bermanfaat yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. 

"Kita sangat bersyukur dan menyambut gembira kegiatan panen raya ke tiga di Rohil ini. Hasilnya juga cukup besar yang mencapai 1.500 ton beras," tuturnya. 

Ia menjelaskan, panen raya padi pertama sebelumnya, dilakukan di atas lahan 40 hektar, hasilnya mencapai 180 ton beras. Kemudian, pada panen raya kedua dilakukan di persawahan seluas 133 hektar.

Hasilnya  650 ton beras, yang terdiri dari beberapa jenis padi, seperti padi Perang Aceh, padi KKB, padi Kalus, padi Indragiri, padi Legawa dan padi Ramos. 

Disebutkan Danrem, jika program ketahanan pangan ini sangat bagus untuk membantu perekonomian masyarakat. Seperti di beberapa daerah yang ada di Rohil ini. Sebelumnya daerah itu berstatus desa tertinggal. Kini sudah menjadi desa berkembang dan menghasilkan.

"Kita juga mengucapkan selamat kepada petani dan terimakasih pendamping yang telah melakukan pembinaan dalam pengelolaan pertanian. Semoga hasil panen ini kian menambah motivasi petani untuk lebih giat lagi," ujarnya.(MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎
komentar
beritaTerbaru