Rabu, 02 September 2026 WIB

Satgas Covid-19 Tetapkan Riau Masuk Penerapan PPKM Berskala Mikro

Harijal - Kamis, 08 April 2021 21:09 WIB
Satgas Covid-19 Tetapkan Riau Masuk Penerapan PPKM Berskala Mikro
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir

PEKANBARU - Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanganan COVID-19 pusat, telah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berskala mikro (PPKM), di sejumlah daerah, termasuk di Provinsi Riau. PPKM dilakukan setelah kembali naiknya jumlah kasus penambahan pasien terkomfirmasi positif COVID-19 dalam dua minggu ini. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, pemberlakuan PPKM di Provinsi Riau, sesuai dengan arahan pemerintah pusat, melihat kondisi penyebaran kasus di Kabupaten Kota. Jika terdapat penambahan kasus positif COVID-19 maka diberlakukan status PPKM. Di Riau sendiri dalam minggu lalu masih zona orange, namun ada penambahan kasus meningkat di Riau.

“Riau masuk dalam pemberlakuan PPKM karena kasus positif di Riau meningkat. Pada minggu lalu, Riau memang masuk zona orange, tapi itu minggu lalu. Lalu, minggu ini belum dinilai lagic dan kecenderungan kasus di Riau meningkat, kasus penambahan positif COVID-19 meningkat,” ujar Mimi, Kamis (8/4).

Baca Juga:

“Saat ini yang masuk daerah zona orange ada 4 daerah, Kabupaten Siak, Kota Pekanbaru, Dumai dan Kabupaten Bengkalis. Selebihnya masuk zona kuning dan hijau. Tapi dalam beberapa hari ini kasus positif di Riau meningkat,” kata Mimi lagi.

Dijelaskan Mimi, penyebab semakin meningkatnya kasus positif COVID-19 di Riau dalam pekan ini, karena semakin hari banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. Sehingga setiap masyarakat yang berkumpul dalam berbagai acara, baik acara keluarga, acara pernikahan, dan acara lainnya tidak mengindahkan protokol kesehatan. 

Baca Juga:

“Penyebab masih sama, tak pakai masker, tak menerapkan protokol kesehatan, abai, bisa saja kita tidak tahu ini siapa yang menularkan. Apalagi sudah banyak masuk sekolah, kita lihat saja orangtua yang menjemput anak-anaknya tak pakai masker, tapi bukan klaster sekolah ya. Intinya masyarakat masih abai, cuek terhadap prokes,” tegas Mimi.(MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Tiga Murid UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Medali Emas dan Perunggu pada Kejuaraan Taekwondo dan Pencak Silat
Bea Cukai Bengkalis Musnahkan BMMN Hampir Rp6 Miliar, Didominasi 662 Unit iPhone Bekas
Komitmen Hilirisasi Industri, IKPP Perawang Raih Peringkat 1 Investasi Hilirisasi Kategori PMA di Riau 2026
Pemkab Inhil Gelar Salat Istisqa, Plh Bupati Yuliantini Ajak Masyarakat Berdoa
Kegiatan Cek Kesehatan Gratis di SMP Negeri 3 Gunung MaLelo
Ngeri! Nelayan Inhil di Inhil Selamat dari Terkaman Buaya, Bertahan 6 Jam di Atas Pohon
komentar
beritaTerbaru