Minggu, 27 September 2026 WIB

Dicari! Desa Terbaik Riau untuk Model Pencegahan Korupsi

Redaksi - Jumat, 08 November 2024 15:02 WIB
Dicari! Desa Terbaik Riau untuk Model Pencegahan Korupsi
Tim melakukan kunjungan lapangan salah satu desa di Kampar.(Foto: Ist
PEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui tim perluasan percontohan desa anti korupsi melakukan observasi lapangan terhadap tiga desa di Kabupaten Kampar, yakni Desa Salo, Desa Lereng, dan Desa Kepau Jaya. Observasi ini dilaksanakan pada Kamis (7/11/2024) kemarin.

Tujuan utama dari observasi ini adalah untuk menilai kesiapan ketiga desa tersebut dalam menjadi percontohan desa anti korupsi di Provinsi Riau. Tim observasi akan mengevaluasi berbagai aspek yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan desa, partisipasi masyarakat, dan upaya pencegahan korupsi.

Masyarakat Dinas PMD Dukcapil Riau, Tengku Fardhian Khalil sampaikan, hingga saat ini, pihaknya telah melakukan tahapan observasi di 7 kabupaten dari 10 kabupaten yang ada di Provinsi Riau.

Baca Juga:

Setelah seluruh kabupaten selesai dilakukan observasi, Pemprov Riau akan menetapkan satu desa di setiap kabupaten sebagai perwakilan untuk menjadi desa percontohan anti korupsi.

"Target kami adalah setiap kabupaten memiliki satu desa percontohan yang dapat menjadi role model dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat desa," sebut Tengku Fardhian

Baca Juga:

Dijelaskan dia, saat ini sudah 7 kabupaten yang sudah kita lakukan proses observasi. Jika 10 kabupaten di Riau seluruhnya sudah kita observasi, kita akan menetapkan 1 desa di tiap kabupaten untuk mewakili kabupatennya.

Lebih lanjut ia menuturkan, proses observasi ini meliputi pengecekan kelengkapan dokumen. Dalam proses pengecekan tersebut, pihaknya berpatokan terhadap 5 komponen dan 18 indikator.

PEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus berkomitmen dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat desa. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemprov Riau melalui tim perluasan percontohan desa anti korupsi melakukan observasi lapangan terhadap tiga desa di Kabupaten Kampar, yakni Desa Salo, Desa Lereng, dan Desa Kepau Jaya. Observasi ini dilaksanakan pada Kamis (7/11/2024).

Tujuan utama dari observasi ini adalah untuk menilai kesiapan ketiga desa tersebut dalam menjadi percontohan desa anti korupsi di Provinsi Riau. Tim observasi akan mengevaluasi berbagai aspek yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan desa, partisipasi masyarakat, dan upaya pencegahan korupsi.

Masyarakat Dinas PMD Dukcapil Riau, Tengku Fardhian Khalil sampaikan, hingga saat ini, pihaknya telah melakukan tahapan observasi di 7 kabupaten dari 10 kabupaten yang ada di Provinsi Riau.

Setelah seluruh kabupaten selesai dilakukan observasi, Pemprov Riau akan menetapkan satu desa di setiap kabupaten sebagai perwakilan untuk menjadi desa percontohan anti korupsi.

"Target kami adalah setiap kabupaten memiliki satu desa percontohan yang dapat menjadi role model dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat desa," sebut Tengku Fardhian

Dijelaskan dia, saat ini sudah 7 kabupaten yang sudah kita lakukan proses observasi. Jika 10 kabupaten di Riau seluruhnya sudah kita observasi, kita akan menetapkan 1 desa di tiap kabupaten untuk mewakili kabupatennya.

Lebih lanjut ia menuturkan, proses observasi ini meliputi pengecekan kelengkapan dokumen. Dalam proses pengecekan tersebut, pihaknya berpatokan terhadap 5 komponen dan 18 indikator.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Diduga Rp500 Juta untuk Cari Proyek Pemerintah, Kini Muncul Permintaan Rp1,3 Miliar
Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK, Desak Hukuman Maksimal
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara
Korupsi KUR, Seorang Karyawan BRI Pinggir Divonis Empat Tahun Penjara
Mahfud MD Setuju Koruptor Kelas Kakap Divonis Mati
Audit BPK Rampung, Kerugian Dugaan Korupsi Dana CSR PT SPRH Rp13 Miliar
komentar
beritaTerbaru