LRB Muhammadiyah Riau Kenalkan Peran dan Gerakan Kemanusiaan kepada Mahasiswa Baru UMRI
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Riau memberikan sosialisasi mengenai peran, fungsi, dan gerakan
Pendidikan
Dengan suasana penuh keakraban diacara pertemuan ini, menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan mahasiswa, sekaligus ruang diskusi untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta pandangan terkait kondisi daerah dan kebutuhan mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Di sela acara berbukabersama tersebut Bupati Afni menggelar acara dialog ,oada kesempatan ini mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi, salah satunya terkait keterlambatan penyaluran beasiswa daerah yang selama ini menjadi salah satu penunjang penting bagi mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan pendidikan
Baca Juga:
Kami memahami kondisi yang dihadapi oleh adik-adik mahasiswa, terutama terkait beasiswa. Namun saat ini pemerintah daerah juga menghadapi keterbatasan anggaran sehingga beberapa program harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," ujar Afni.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya agar program beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Siak dapat terus berjalan karena pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan daerah.
Baca Juga:
"Pemerintah daerah tetap berkomitmen mencari solusi agar program beasiswa ini bisa terus berjalan, karena kami menyadari pendidikan adalah investasi penting untuk mencetak generasi yang akan membangun Kabupaten Siak ke depan," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Afni juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai aspirasi, kritik, maupun gagasan yang disampaikan mahasiswa
"Kami sangat terbuka untuk berdialog dengan mahasiswa. Silakan sampaikan ide, kritik, maupun masukan secara baik. Pemerintah daerah juga siap memberikan data dan informasi agar persoalan yang ada bisa dipahami secara bersama," katanya.
Selain membahas persoalan beasiswa, pertemuan tersebut juga menyoroti pengelolaan Mess Mahasiswa Siak di Pekanbaru yang merupakan fasilitas yang disediakan pemerintah daerah bagi mahasiswa asal Kabupaten Siak.
Ketua RT 05 tempat mess mahasiswa tersebut berada, Zainal, menyampaikan harapannya agar keberadaan mahasiswa di lingkungan tersebut dapat membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Ia menilai pentingnya adanya aturan yang jelas bagi mahasiswa yang tinggal di mess, serta perlunya komunikasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat agar tercipta lingkungan yang tertib dan saling menghormati.
bersyukur bisa berkumpul dan berdiskusi bersama. Harapan kami mahasiswa yang tinggal di sini dapat saling mengenal, menjaga ketertiban, serta menghormati lingkungan sekitar. Jika ada aturan yang disepakati bersama tentu akan memudahkan kita semua dalam menjaga kenyamanan lingkungan," ujar Zainal.
Ia juga mengusulkan agar pengelolaan mess mahasiswa dapat ditata lebih baik, serta adanya kesepakatan bersama terkait aturan tinggal di lingkungan tersebut.
Selain itu, ia berharap mahasiswa dapat berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan di lingkungan sekitar sehingga hubungan antara mahasiswa dan masyarakat dapat terjalin dengan baik.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Afni berharap Mess Mahasiswa Siak tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang untuk berdiskusi, berkolaborasi, serta mengembangkan berbagai kegiatan positif bagi mahasiswa.
Mess mahasiswa ini merupakan aset daerah yang disediakan untuk mendukung adik-adik dalam menempuh pendidikan. Kami berharap tempat ini dapat dimanfaatkan dengan baik, tidak hanya sebagai tempat tinggal tetapi juga menjadi ruang diskusi dan kolaborasi bagi mahasiswa," ungkapnya.
Dalam diskusi tersebut juga muncul sejumlah gagasan untuk meningkatkan pengelolaan mess mahasiswa, termasuk penerapan aturan bersama serta penguatan sistem pengawasan guna menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Di akhir pertemuan, Bupati Afni berharap komunikasi antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai persoalan dapat dibahas bersama dan melahirkan solusi yang bermanfaat bagi semua pihak.
"Mahasiswa adalah generasi penerus daerah. Kami berharap adik-adik dapat terus belajar dengan baik, menjaga nama baik Kabupaten Siak, dan kelak kembali untuk berkontribusi membangun daerah," tukas Afni.(Inf/Pemkab Siak/yo)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Riau memberikan sosialisasi mengenai peran, fungsi, dan gerakan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau terus berkurang dalam beberapa waktu terakhir. Sore ini, S
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Masyarakat Sipil Riau Penyokong Kaukus Parlemen Hijau Daerah Riau secara resmi dideklarasikan oleh Joh
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Memasuki hari kelima operasi pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan Helikopter Dauphin AS 365 N3 HR3604 untuk m
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (11/9), mengatakan Eropa telah mendorong negaranegaranya menuju perang denga
Peristiwa
kabarmelayu.com,SEMARANG Kafilah Provinsi Riau mengawali kemeriahan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Sema
Budaya
kabarmelayu.com,ROHUL Unit Reskrim Polsek Kepenuhan mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah warga di Des
Hukrim
Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba, Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak
Pemerintahan
Antisipasi Narkoba, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, 17 Pengunjung Tes Urine
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendukung pemenuhan hak warga binaan dalam memperole
Hukrim