Sabtu, 12 September 2026 WIB

Hari Kelima Pencarian 5 Jurnalis Anak Krakatau di Selat Sunda, Heli Dauphin Dikerahkan

Redaksi - Sabtu, 12 September 2026 15:33 WIB
Hari Kelima Pencarian 5 Jurnalis Anak Krakatau di Selat Sunda, Heli  Dauphin Dikerahkan
Tim SAR gabungan kerahkan Heli Dauphin AS 365 N3+ HR-3604 untuk membantu mencari rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Ist)
kabarmelayu.com,JAKARTA - Memasuki hari kelima operasi pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan Helikopter Dauphin AS 365 N3+ HR-3604 untuk membantu mencari rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten.

Helikopter tersebut menempuh rute ATS–SAS Pantai Carita–ATS. Pesawat lepas landas dari ATS pada pukul 08.20 WIB dan tiba di Pantai Carita pada pukul 09.05 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan dukungan udara menjadi bagian penting untuk mengoptimalkan operasi pencarian, terutama dalam menjangkau wilayah yang luas dan melakukan pemantauan dari perspektif berbeda.

Baca Juga:

"Dengan dukungan ini, kami berharap jangkauan pemantauan dapat semakin luas sehingga setiap kemungkinan adanya petunjuk keberadaan delapan orang yang masih dalam pencarian dapat segera teridentifikasi," ujarnya, Sabtu (12/9/2026).

Ia menambahkan, seluruh unsur SAR Gabungan terus bergerak sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan personel.

Baca Juga:

Helikopter HR-3604 disiagakan untuk mendukung operasi SAR, khususnya memperluas jangkauan pemantauan dari udara di sekitar Gunung Anak Krakatau dan perairan Selat Sunda.

Helikopter tersebut membawa enam orang crew on board, terdiri dari Kapten Pnb Dimas, Kapten Pnb Zulham, Lettu Pnb Garini, Peltu Nurdin, Sertu Henri, dan Prada Prasetyo. Tidak terdapat penumpang dalam penerbangan tersebut.

Saat helikopter tiba, kondisi cuaca di wilayah Pantai Carita terpantau cerah. Angin bertiup sekitar 2 knot dari arah timur menuju barat dengan jarak pandang kurang dari 8 kilometer.

Peristiwa hilangnya lima jurnalis dan tiga awak kapal bermula ketika rombongan berangkat menggunakan speedboat (kapal cepat) dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.

Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik di wilayah tersebut.

Delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian terdiri dari lima pewarta foto, yakni Muhammad Bagus Khoirunas (ANTARA), Arie Basuki (merdeka.com), Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira (iNews), dan Daus (Anadolu).

Selain lima jurnalis, terdapat tiga orang lainnya yang berada di dalam kapal, yakni nakhoda, Anak Buah Kapal (ABK), dan seorang pemandu.

Sumber: Liputan6

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Ganggu Pembangunan Drainase, Pedagang di Jalan Teratai Diultimatum untuk Pindah
Kios Pasar Higienis Pekanbaru Dijadikan Tempat Tinggal, Penghuni Diminta Keluar
HUT Rokan Hulu ke-27, PWI Rohul Gelar Lomba Karya Tulis Jurnalistik Total Hadiah Jutaan Rupiah
Hilang Tenggelam di Sungai Kuantan Remaja Ditemukan Meninggal Dunia
Waka I DPRD Inhil Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI di Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru