Perayaan HUT Ke -24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Peresmian Pencanangan Pendataan SE 2026 ini ditandai dengan pemasangan tanda pengenal dan rompi kepada perwakilan petugas sensus secara simbolis.
Dalam sambutannya, Kasmarni menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali oleh BPS guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan dinamika perekonomian Indonesia.
Baca Juga:
Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan ikhtiar besar negara dalam menghadirkan data yang komprehensif dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Baca Juga:
"Melalui Sensus Ekonomi 2026 akan dihasilkan data mengenai struktur usaha, potensi ekonomi, karakteristik pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital hingga praktik ekonomi berkelanjutan. Data yang akurat dan berkualitas menjadi landasan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta berpihak pada kesejahteraan masyarakat," ujar Kasmarni.
Bupati perempuan pertama di Negeri Junjungan itu menyebutkan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki arti penting bagi Kabupaten Bengkalis yang memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, jasa, perkebunan hilir, hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bengkalis membutuhkan data yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam menyusun arah pembangunan ekonomi daerah.
"Dengan data yang berkualitas, pemerintah dapat merancang kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan investasi, memperluas kesempatan kerja, memperkuat daya saing daerah, serta mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera serta unggul di Indonesia," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis juga menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, melainkan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Untuk itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, media massa, serta masyarakat agar berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan sensus tersebut.
Kepada para pelaku usaha, Bupati Hj. Kasmarni menghimbau agar memberikan informasi yang benar, lengkap dan jujur kepada petugas sensus. Sementara kepada masyarakat, ia meminta agar turut membantu kelancaran tugas petugas yang akan melakukan pendataan di lapangan.
"Partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan, dan pada akhirnya akan menentukan kualitas kebijakan pembangunan yang disusun pemerintah," ungkapnya.
Lebih lanjut, Hj. Kasmarni memastikan bahwa seluruh data yang diberikan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijamin kerahasiaannya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik serta prinsip-prinsip statistik resmi yang menjunjung tinggi independensi, profesionalisme, integritas dan perlindungan data responden.
Ia juga menegaskan bahwa data yang dikumpulkan tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan, penegakan hukum maupun tujuan lain di luar kepentingan statistik dan perencanaan pembangunan.
"Tidak perlu ragu atau khawatir dalam memberikan informasi kepada petugas sensus. Seluruh data yang disampaikan akan dikelola secara profesional dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik serta perencanaan pembangunan," tegasnya.
Bupati Bengkalis menambahkan, data yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik. Sebaliknya, kebijakan yang dibangun di atas data yang tidak akurat berpotensi menghasilkan program yang tidak tepat sasaran.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak menjadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai momentum memperkuat budaya data dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Kasmarni secara resmi mencanangkan dimulainya Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Bengkalis.
"Mari kita jadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai gerakan bersama untuk menghadirkan data yang akurat, membangun kebijakan yang tepat, serta mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju, sejahtera dan unggul di Indonesia," pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut,Wakil Ketua III DPRD Bengkalis, H. Misno, Sekda Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, Kakan Kemenag, H Khaidir, Kepala BPS Bengkalis, Sudiro Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ed Efendi, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Andris Wasono, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Hambali, serta para pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.(if/nur)
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Polisi Geledah Rumah Oknum Pencuri Kotak Amal, Puluhan Barang Bukti Disita
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menemukan puluhan kotak amal yang telah dirusak di sebuah rumah di Jalan Thamrin, Kecamatan Sail, Pekanba
Hukrim
kabarmelayu.com,KUANSING Kelompok Tani 80 Sumber Berkah hari ini, Sabtu (5/9/2026) kembali memasuki dan menguasai secara fisik areal kebun
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuo
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Suasana berbeda mewarnai aktivitas insan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) seRiau. Tak ha
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau menggelar pelatihan public speaking bertema Berani Tampil & Men
TNI/Polri
kabarmelayu.com,ROHUL Polres Rokan Hulu (Rohul) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, melaksana
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Luas lahan terbakar di Riau saat ini sudah mencapai 18.770 Hektare. Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemad
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka hotspot (titik panas) di Provinsi Riau terus mengalami kenaikan signifikan dalam empat hari terakhir. Dari
Lingkungan