Minggu, 12 Juli 2026 WIB

Karhutla Pulau Serdang, 7 Hektare Gambut Terbakar

Redaksi - Minggu, 12 Juli 2026 19:41 WIB
Karhutla Pulau Serdang, 7 Hektare Gambut Terbakar
Personil melakukan pemadaman karhutla di Pulau Serdang.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,ROHIL - Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Pulau Serdang, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, terus berlanjut. Hingga hari kedua pada Sabtu (11/7/2026), tercatat 7 hektare lahan gambut terbakar.

Tim gabungan berhasil memastikan tidak ada lagi titik api, meski kepulan asap masih terlihat di sejumlah bagian lahan gambut yang terbakar.

Laporan Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai, dari luasan tersebut, sekitar 2 hektare telah berhasil dipadamkan melalui operasi darat yang dilakukan sejak pukul 08.15 WIB hingga 16.30 WIB.

Baca Juga:

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto menjelaskan, fokus operasi saat ini adalah memastikan api tidak kembali muncul. mengingat karakteristik lahan gambut yang masih menyimpan bara di bawah permukaan.

"Pada hari kedua operasi pemadaman di Dusun Pulau Serdang, api sudah nihil. Namun demikian, asap masih terpantau di beberapa titik sehingga tim tetap melaksanakan pemadaman, pendinginan, dan penyekatan untuk memastikan bara di bawah permukaan benar-benar padam serta mencegah kebakaran meluas maupun muncul kembali," kata Ferdian.

Baca Juga:

Pemadaman melibatkan satu regu Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama personel Polri, TNI, Satpol PP Kecamatan, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat setempat.

"Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur di lapangan. Sinergi ini sangat penting agar pengendalian kebakaran dapat berjalan lebih cepat dan efektif, terutama di lahan gambut yang memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dalam proses pemadaman," ujarnya.

Kondisi lahan yang didominasi gambut dengan vegetasi ilalang, semak belukar, dan kelapa sawit, menjadi tantangan tersendiri. Tim tetap melakukan penyekatan untuk mencegah api merambat ke area lain.

Selama operasi berlangsung, tim memanfaatkan sejumlah peralatan pemadaman, di antaranya drone Mavic 3 Pro untuk pemantauan udara, dua unit minisitiri lengkap, satu unit mobil Hilux, serta dua kendaraan roda dua guna mendukung mobilisasi personel di lapangan.

Sumber air untuk pemadaman diperoleh dari dua parit di sekitar lokasi dengan lebar masing-masing sekitar dua meter dan kedalaman kurang lebih satu meter. Kondisi cuaca sepanjang hari dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 11 kilometer per jam.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus memantau perkembangan kondisi di lokasi kebakaran.

"Kami akan terus melakukan monitoring dan pendinginan sampai dipastikan lokasi benar-benar aman. Prioritas kami adalah mencegah kebakaran meluas serta mengantisipasi potensi munculnya titik api baru di area yang masih mengeluarkan asap," tukasnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Karhutla di Air Hitam Pekanbaru Berhasil Dipadamkan
Satu Hektare Lahan Gambut di Air Hitam Pekanbaru Terbakar, Pemadaman Berlanjut
Polda Riau Terima Bantuan Alat Pemadaman Karhutla dari Kapolri
Karhutla Hanguskan Ratusan Hektare Lahan di Bengkalis, Pelaku Diamankan
Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla
Api Masih Menyala di Tanjung Kapal, Alat Berat Dikerahkan
komentar
beritaTerbaru