Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, Gagalkan Jaringan Internasional
Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, Gagalkan Jaringan Internasional
Hukrim
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Mandah, sejumlah kepala perangkat daerah, para penggiat lingkungan, tokoh masyarakat, serta kelompok nelayan setempat.
Selain melakukan penanaman mangrove, rombongan juga meninjau secara langsung budidaya dan penangkaran kepiting bakau yang menjadi salah satu potensi unggulan masyarakat di kawasan pesisir Sapat.
Penanaman mangrove ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam menjaga ekosistem pesisir dari ancaman abrasi, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan yang menjadi mata pencaharian masyarakat.
Baca Juga:
Di Kelurahan Sapat sendiri terdapat kawasan mangrove seluas sekitar 22,31 hektare yang memiliki potensi besar untuk pengembangan budidaya kepiting bakau dan berbagai komoditas perikanan lainnya. Keberadaan hutan mangrove juga berperan penting sebagai habitat alami berbagai biota laut serta menjadi penyangga ekosistem pesisir.
Dalam arahannya, Bupati H. Herman menegaskan bahwa Kecamatan Kuala Indragiri merupakan salah satu kawasan pesisir yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kampung nelayan berbasis konservasi.
Baca Juga:
"Indragiri Hilir merupakan daerah yang memiliki kawasan mangrove terluas di Provinsi Riau. Karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya. Mangrove bukan hanya berfungsi melindungi lingkungan dari abrasi dan kerusakan pesisir, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang besar bagi masyarakat," ujar Bupati.
Ia menambahkan, apabila kawasan mangrove terus dijaga dengan baik, maka manfaatnya akan dirasakan secara berkelanjutan, mulai dari meningkatnya hasil perikanan, berkembangnya budidaya kepiting bakau, hingga terbukanya peluang pengembangan ekowisata.
"Potensi mangrove harus mampu menjadi sumber kesejahteraan masyarakat. Mari kita jaga bersama agar kelestarian lingkungan tetap terpelihara sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir," tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap semakin tumbuh kesadaran seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove sebagai warisan alam yang bernilai ekologis, sosial, dan ekonomi bagi generasi mendatang.
Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, Gagalkan Jaringan Internasional
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Kesuburan Tanaman Jagung
Lingkungan
Kapolda Riau Berikan Penghargaan kepada 133 Personel dan Mitra, Tekankan Polisi Harus Peduli, Peka, dan Humanis
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk segera men
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mengimbau para alumni SMA Negeri dan SMK Negeri di seluruh Riau, khususn
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komitmen Anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Inhil Samsuri Daris ST MT memperjuangkan aspirasi masyarakat, membuahk
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar ST MARch, mengajak para remaja untuk meningkatkan kewaspadaa
Kesehatan
kabarmelayu.com,INHIL Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus memperkuat potensi ekonomi masyarakat, Bupati Indragiri
Pemerintahan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bengkalis, Ersan Saputra, menghadiri Prosesi Buka Lawang yang menjadi pen
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Satreskrim Polres Kampar menangkap seorang pria berinisial DI (40), warga Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Dia
Hukrim