Harhubnas 2026, Bupati Kasmarni Tekankan Keselamatan Transportasi
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, S. Sos., M. MP., bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Perhubungan
Pemerintahan
Inovasi tersebut diperkenalkan dalam Workshop Pemanfaatan Limbah Durian: Dari Limbah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi yang digelar di Desa Selat baru, Rabu, 22 Juli 2026
Tokoh masyarakat Desa Selat baru, H. Imam Hakim, mengapresiasi kreativitas mahasiswa Kukerta UNRI yang mampu menghadirkan solusi inovatif terhadap limbah durian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Baca Juga:
"Desa Selat baru merupakan salah satu sentra produksi durian sekaligus sentra pembuatan lempok durian. Selama ini limbah biji dan kulit durian hanya terbuang begitu saja. Melalui inovasi mahasiswa Kukerta UNRI, limbah tersebut ternyata dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti keripik beton durian dan pestisida nabati," ujarnya.
Pada kesempatan itu, mahasiswa Kukerta UNRI juga memperkenalkan hasil olahan keripik beton durian kepada masyarakat. Keripik tersebut mendapat respons positif dari warga yang menilai cita rasanya gurih dan renyah.
Selain itu, mahasiswa juga membagikan sebanyak 36 botol pestisida nabati kepada peserta workshop sebagai bentuk edukasi pemanfaatan limbah organik.
Baca Juga:
Imam Hakim berharap inovasi tersebut dapat diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat, khususnya saat musim durian tiba ketika biji durian tersedia dalam jumlah melimpah.
Selama ini kita hanya mengenal keripik ubi atau pisang. Mudah-mudahan ke depan Selat baru juga dikenal dengan produk keripik beton durian yang memiliki nilai jual dan menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat," harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Selat baru yang diwakili Sekretaris Desa Irfan Syahputra, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Desa terhadap seluruh program yang dilaksanakan mahasiswa Kukerta UNRI di Desa Selat baru.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah durian yang selama ini hanya dimanfaatkan sebatas daging buah segar maupun olahan lempok durian.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa Kukerta UNRI yang telah berbagi ilmu kepada masyarakat. Semoga inovasi ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Selat baru," ujarnya.
Ketua Kelompok Kukerta Berdampak 2026 Desa Selat baru, Muhammad Azlan, menjelaskan bahwa program tersebut berangkat dari potensi besar Desa Selat baru sebagai sentra durian yang menghasilkan limbah biji dalam jumlah cukup banyak setiap musim panen.
Melalui workshop ini, pihaknya memperkenalkan pengolahan biji durian menjadi keripik serta pembuatan pestisida nabati sebagai upaya menciptakan produk bernilai tambah sekaligus mengurangi limbah.
"Kami berharap inovasi keripik beton durian ini nantinya dapat diproduksi secara berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu, dengan menjalin kolaborasi bersama para pelaku usaha lempok durian di Desa Selat baru," pungkas Azlan.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan potensi lokal Desa Selatbaru dapat terus dikembangkan menjadi produk unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, S. Sos., M. MP., bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Perhubungan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Pertanian RI sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memberikan kuliah um
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seekor gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) jinak bernama Diego, mati di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas.
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditu
Sosial
kabarmelayu.com, PEKANBARU Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan komitmen untuk mendukung percepatan pemerataan listrik h
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka titik panas (hotspot) di wilayah provinsi Riau bertambah drastis. Pagi ini, Kamis (17/9/2026), dari sore s
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) menggelar Webinar Diskusi Publik Meraj
TNI/Polri
Septian Nugraha Beasiswa SDM Sawit Jadi Bekal Generasi Muda Bangun Bengkalis
Parlemen
Jaga Semangat Ibadah di Usia Senja, Rumah Yatim Salurkan Paket Alat Sholat untuk 20 Lansia Dhuafa di Pekanbaru
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU BMKG Pekanbaru mencatat kenaikan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Riau. Dari tadi pagi sebanyak 115, sore
Lingkungan