Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Pemerintahan
TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir, melaksanakan Rapat Kerja Analisa dan Evaluasi (Anev) Semester I Tahun 2017, di Aula Bhakti Rekonfu Polres Indragiri Hilir, Rabu (26/7/17).
Rapat Kerja tersebut langsung dibuka oleh Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung SIK, didampingi Wakapolres Kompol DR H Azwar SSos,MSi,MH, dan Kabag Ops Kompol Maison SH, diikuti oleh para Kabag, para Kasat, para Kasi dan para Kapolsek serta Kapolsubsektor Sejajaran Polres Indragiri Hilir.
Kapolres Inhil dalam sambutannya mengatakan bahwa, Rapat Kerja Analisa dan Evaluasi ini diadakan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan ketanggapan Polres Indragiri Hilir dalam melaksanakan berbagai kegiatan baik menyangkut kegiatan operasional dan pembinaan, yang telah dilaksanakan selama satu semester mulai dari Bulan Januari sampai Bulan Juni 2017.
Baca Juga:
"Anev ini juga untuk berguna rencana kerja di semester dua," ujar Dolifar
Selain itu pada kesempatan tersebut, beliau juga menekankan kepada para Kapolsek, untuk mewaspadai perubahan cuaca, yang mulai memasuki musim kemarau, ditandai dengan mulai munculnya titik-titik panas dan titik-titik api di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Baca Juga:
"Apabila hal tersebut muncul, diharapkan Kapolsek dan jajarannya bisa melakukan tindakan awal dan segera melakukan pemadaman, dengan bekerjasama dengan instansi terkait lainnya," imbaunya.
Kemudian menyangkut konflik sosial, yang berpotensi mempengaruhi situasi kamtibmas di suatu wilayah, diharapkan pada Kasat Intelkam dan para Kapolsek dapat mewaspadainya.
Kapolres mengatakan, bahwa seluruh kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir menyimpan potensi konflik sosial, terutama yang berkaitan dengan masalah lahan.
"Untuk itu, bila muncul bibit-bibit konflik, segera diinformasikan kepada pimpinan untuk dicarikan langkah yang konstruktif dalam pemecahan masalah tersebut," katanya.
Potensi konflik yang lain adalah dalam penyelenggaraan Pilkades dan Pemilu Kada serentak yang akan dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hilir, tambah Kapolres.
Kapolres berharap agar para Kapolsek dapat memetakan kemungkinan potensi-potensi konflik yang mungkin timbul dari Pilkades dan Pilkada tersebut, sehingga dalam pelaksanaannya nanti tidak terjadi hal-hal yang diluar kendali.
Pada pelaksanaan rapat kerja ini, Kapolres memberikan reward atau penghargaan kepada 3 Satuan Fungsi dan 5 Polsek yang berkinerja baik dalam pengungkapan dan penyelesaian kasus. Selain itu, ada 10 Polsek yang mendapat punishment atau peringatan, sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja di semester II mendatang. (Afs)
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langkah inovatif Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang yang memberdayakan para kader Tim Penggerak Pemberdayaan
Pemerintahan
Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hanya selang beberapa hari setelah kejadian yang menewaskan 5 korban, kecelakaan maut kembali terjadi di ruas To
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekanbaru menyatakan komitmen penuh dampingi Pe
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Riau 1, Hendry Munief MBA meminta para kepala daerah di Provinsi Riau dapat me
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Program Satu ASN Satu RW bertujuan memperkuat pendataan warga. Program ini bertujuan mendukung penyaluran bantua
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang warga Bandung yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ka
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini 1 (PD 1) tsunami pagi ini untuk
Lingkungan
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini