Minggu, 05 Juli 2026 WIB

BNSP: 16 Provinsi Minta UN SMA Diundur karena Corona

Harijal - Selasa, 24 Maret 2020 06:00 WIB
BNSP: 16 Provinsi Minta UN SMA Diundur karena Corona
(CNN Indonesia/Safir Makki)
Ilustrasi Ujian Nasional.

JAKARTA - Badan Standar Nasional Pendidikan mengatakan ada 16 pemerintah provinsi yang meminta Ujian Nasional (UN) di tingkat Sekolah Menengah Atas diundur untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"[16 provinsi tersebut adalah] Jateng, Bali, Riau, DKI Jakarta, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Sumatera Barat, Papua, NTB, Jambi, Banten, Kalimantan Timur, Sumatera Utara dan Jawa Timur," ujar Kepala BSNP Abdul Mu'ti kepada CNNIndonesia.com, Senin (23/3).

Kepala daerah di sejumlah provinsi telah lebih dulu mengumumkan penundaan, seperti Jakarta dan Jawa Timur.  Pelaksanaan UN yang diundur itu baru akan diputuskan setelah ada koordinasi antara daerah dan BNSP.

Baca Juga:

Abdul mengatakan penundaan UN sudah diajukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta BSNP. Namun pihaknya belum memastikan kapan ujian bakal dilaksanakan.

Sebelumnya telah ada enam provinsi yang meminta UN SMK diundur dan permintaan itu dikabulkan.

Baca Juga:

Enam daerah yang diundur pelaksanaan UN SMK adalah  DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali dan Riau. Ada sebanyak 817.169 peserta dan 6.311 sekolah yang terdampak pengunduran jadwal UN SMK.

 Ujian Nasional SMK seharusnya digelar pada 16 Maret lalu dan hingga sekarang belum diputuskan jadwal ujian bagi siswa yang terdampak.

Ketentuan dan evaluasi penyelenggaraan UN, kata Abdul, masih dibahas BSNP bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud. Rapat secara daring disebutnya masih akan berlanjut hingga hari-hari berikutnya.

BSNP sendiri sudah menerbitkan protokol pelaksanaan UN 2020 di tengah merebaknya wabah Covid-19.

Dalam protokol tersebut sekolah diminta melakukan langkah pencegahan, termasuk membersihkan kelas dengan disinfektan pada setiap sesi Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) maupun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Lihat juga: Gubernur Sumut Liburkan Sekolah, UN Berjalan Sesuai Jadwal
Sedangkan untuk kegiatan belajar di rumah, tercatat ada 166 pemerintah daerah yang merumahkan siswanya karena wabah corona. Sekolah memberlakukan kegiatan belajar secara daring melalui aplikasi hingga jejaring WhatsApp.

Namun masih ada sejumlah sekolah yang tak bisa memaksimalkan pembelajaran di rumah karena tak semua siswa memiliki fasilitas mumpuni. 

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi
Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan
komentar
beritaTerbaru