Minggu, 05 Juli 2026 WIB

Ini Besaran Dana BOSDA Untuk SMA dan SMK di Riau

Harijal - Kamis, 05 November 2020 14:45 WIB
Ini Besaran Dana BOSDA Untuk SMA dan SMK di Riau
Anggota komisi V DPRD Riau, Hj. Ade Hartati Rahmat MPd

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Kecuali swasta, terhitung mulai tahun ajaran 2020/2021, SMA dan SMK di Riau tidak diperkenankan lagi memungut uang dari peserta didik. Pasalnya, Pemprov Riau telah mengalokasikan anggaran Bantuan Operasional Daerah (BOSDA) ke masing-masing sekolah selain BOS Pusat.

Hal ini disampaikan anggota komisi V DPRD Riau, Hj. Ade Hartati Rahmat MPd saat ditemui, Kamis (5/11/20).

"Kecuali sumbangan, Pemprov Riau tidak memperkenankan lagi SMA/SMK Negeri memungut uang dari peserta didik, karena sudah dibantu BOSDA," ujarnya.

Baca Juga:

Dijelaskan besaran dana BOSDA untuk sekolah negeri SMA senilai Rp 1,5 juta dan SMK Rp 1,7 juta. Sedangkan untuk SMA dan SMK swasta bernilai total Rp 400 miliar.

Hanya saja khusus SMA/SMK swasta ini masih dimungkinkan untuk dilakukan pungutan, ucap Ade.

Baca Juga:

"Artinya swasta itu masih dimungkinkan untuk menarik sumbangan dari orang tua karena tidak diatur dalam Permendikbud. Nah, kalau negeri tidak boleh lagi karena sudah dibantu BOSDA dan BOS pusat, yang jika ditotal senilai Rp 3 juta per siswa pertahun," katanya. 

Anggota DPRD Riau asal fraksi PAN itu menerangkan, penyaluran dana BOSDA tersebut tidak melalui dinas, melainkan langsung ditransfer ke rekening sekolah.

Ketika ditanya bagaimana dengan BOSDA untuk lembaga pendidikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Menjawab hal ini, Ade Hartati mengatakan belum tercover dalam kebijakan Gubernur. 

Selain BOSDA untuk siswa dan BOS pusat beber Ade Hartati, ada lagi Bantuan Operasional Sekolah BOSDA untuk listrik, air, dan kebersihan. Dan itu ditransfer setiap 3 bulan, ujarnya. (fin)

SHARE:
beritaTerkait
9.184 ASN Pemko Pekanbaru Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin
Keanggotaan Dicabut, Dahari Kembalikan KTA PWI
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
komentar
beritaTerbaru