Minggu, 05 Juli 2026 WIB

Sikapi Belajar Tatap Muka, SMPN 6 Pekanbaru Siapkan SOP Ketat

Harijal - Jumat, 13 November 2020 13:57 WIB
Sikapi Belajar Tatap Muka, SMPN 6 Pekanbaru Siapkan SOP Ketat
fin/re

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Uji coba belajar tatap muka sebagaimana disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru, mendapat respon dari SMPN 6 Pekanbaru. Bila dipilih melaksanakan, pihak sekolah akan menerapkan prokes yang ketat.

Penegasan ini disampaikan Kepala SMPN 6 Pekanbaru, Hj Fitra Yulia Rozi MPd, usai menggelar rapat dengan segenap guru, pegawai tata usaha, dan security di lingkungan SMPN 6 Pekanbaru, Jalan Lembah Damai Rumbai Pesisir, Jumat (13/11/20).

"Untuk kegiatan belajar tatap muka satu kali dalam satu minggu dengan segala aturan yang ketat, Insya Allah kami akan berusaha. Yang jelas hari ini saya sosialisasi kepada seluruh warga sekolah," ujarnya.

Baca Juga:

Kepsek yang akrab disapa Rozi ini mengatakan, rapat dengan segenap guru dan warga sekolah ini, bertujuan untuk menyiapkan Standar Operasional Pelayanan (SOP), bilamana SMPN 6 dipilih melaksanakan kegiatan belajar tatap muka sesuai kondisi sekolah.

"Kami sudah membentuk tim Satgas Covid dan menyiapkan segala sesuatu yang kita perlukan. Yang jelas kami siap untuk melaksanakan tatap muka dengan segala aturan protokol kesehatan (prokes) covid-19 yang ketat," tegasnya.

Baca Juga:

Saat ini kata Rozi, pihaknya tengah melakukan sosialisasi ke orangtua melalui guru, terkait aturan dan tata cara yang berlaku. Mulai dari rumah sampai anak ke sekolah.

Pihaknya juga kata Rozi, akan menyiapkan semua alat-alat kesehatan seperti thermometer digital, hand sanitazer, cuci tangan, alat kebersihan, dan penyemprotan.

Ia menegaskan, bila SMPN 6 dipilih melaksanakan belajar tatap muka, guru dan siswa yang boleh masuk, harus benar-benar sehat.

"Guru yang boleh masuk adalah guru yang benar-benar sehat. Begitu juga anak harus diantar orangtua. Dan apabila ternyata pada pengecekan suhu tubuh ternyata panasnya diatas 38, otomatis mereka disuruh pulang," sebut Rozi.

Disisi lain, sebelum kegiatan belajar tatap.muka dilaksanakan, SMPN 6 akan menyurati orangtua terlebih dahulu apakah anaknya mengijinkan anaknya belajar tatap muka atau tidak.

"Kalau orangtua tidak mengijinkan anaknya ke sekolah maka anaknya tetap belajar secara online," ujarnya.

Rozi pun yakin bahwa anak didiknya sangat antusias belajar tatap muka. Pasalnya, kesempatan tersebut merupakan momen yang sangat ditunggu dan sangat dirindukan anak maupun guru.

"Saya yakin kalau terjadi tatap muka anak sangat luar biasa gembiranya karena dia bertemu dengan teman bertemu dengan guru yang di dirindukannya. Begitu juga guru, guru merindukan murid-muridnya,". (fin)

SHARE:
beritaTerkait
Keanggotaan Dicabut, Dahari Kembalikan KTA PWI
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi
komentar
beritaTerbaru