Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Uji coba belajar tatap muka sebagaimana disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru, mendapat respon dari SMPN 6 Pekanbaru. Bila dipilih melaksanakan, pihak sekolah akan menerapkan prokes yang ketat.
Penegasan ini disampaikan Kepala SMPN 6 Pekanbaru, Hj Fitra Yulia Rozi MPd, usai menggelar rapat dengan segenap guru, pegawai tata usaha, dan security di lingkungan SMPN 6 Pekanbaru, Jalan Lembah Damai Rumbai Pesisir, Jumat (13/11/20).
"Untuk kegiatan belajar tatap muka satu kali dalam satu minggu dengan segala aturan yang ketat, Insya Allah kami akan berusaha. Yang jelas hari ini saya sosialisasi kepada seluruh warga sekolah," ujarnya.
Baca Juga:
Kepsek yang akrab disapa Rozi ini mengatakan, rapat dengan segenap guru dan warga sekolah ini, bertujuan untuk menyiapkan Standar Operasional Pelayanan (SOP), bilamana SMPN 6 dipilih melaksanakan kegiatan belajar tatap muka sesuai kondisi sekolah.
"Kami sudah membentuk tim Satgas Covid dan menyiapkan segala sesuatu yang kita perlukan. Yang jelas kami siap untuk melaksanakan tatap muka dengan segala aturan protokol kesehatan (prokes) covid-19 yang ketat," tegasnya.
Baca Juga:
Saat ini kata Rozi, pihaknya tengah melakukan sosialisasi ke orangtua melalui guru, terkait aturan dan tata cara yang berlaku. Mulai dari rumah sampai anak ke sekolah.
Pihaknya juga kata Rozi, akan menyiapkan semua alat-alat kesehatan seperti thermometer digital, hand sanitazer, cuci tangan, alat kebersihan, dan penyemprotan.
Ia menegaskan, bila SMPN 6 dipilih melaksanakan belajar tatap muka, guru dan siswa yang boleh masuk, harus benar-benar sehat.
"Guru yang boleh masuk adalah guru yang benar-benar sehat. Begitu juga anak harus diantar orangtua. Dan apabila ternyata pada pengecekan suhu tubuh ternyata panasnya diatas 38, otomatis mereka disuruh pulang," sebut Rozi.
Disisi lain, sebelum kegiatan belajar tatap.muka dilaksanakan, SMPN 6 akan menyurati orangtua terlebih dahulu apakah anaknya mengijinkan anaknya belajar tatap muka atau tidak.
"Kalau orangtua tidak mengijinkan anaknya ke sekolah maka anaknya tetap belajar secara online," ujarnya.
Rozi pun yakin bahwa anak didiknya sangat antusias belajar tatap muka. Pasalnya, kesempatan tersebut merupakan momen yang sangat ditunggu dan sangat dirindukan anak maupun guru.
"Saya yakin kalau terjadi tatap muka anak sangat luar biasa gembiranya karena dia bertemu dengan teman bertemu dengan guru yang di dirindukannya. Begitu juga guru, guru merindukan murid-muridnya,". (fin)
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Dahari ,anggota PWI Bengkalis resmi mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengutuk keras pembakara
Peristiwa
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Lingkungan
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S. Sos., M. Si, menghadiri malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur
Pemerintahan
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal Terus Tingkatkan Prestasi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bea Cukai Bengkalis menemukan sebanyak 652 Iphone ilegal di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSS
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dewan Kehormatan PWI Pusat, H. Helmi Burman, mendesak manajemen Riau Pos Grup segera menyelesaikan seluruh hak
Sosial
Polri untuk Masyarakat, Kapolda Riau Tinjau Jembatan Merah Putih di Dumai
TNI/Polri