Minggu, 05 Juli 2026 WIB

PTM di SMPN 5 Tambang, Guru Harus Lebih Kreatif

Harijal - Rabu, 13 Januari 2021 19:39 WIB
PTM di SMPN 5 Tambang, Guru Harus Lebih Kreatif
af/kabarmelayu.com

KAMPAR, kabarmelayu.com - Di masa pandemi Covid-19 saat ini, di mana pembelajaran tatap muka di sekolah dibatasi dengan jam pelajaran yang lebih singkat, guru hendaknya bisa lebih kreatif dalam mengajar untuk meningkatkan kemampuan anak.

Demikian disampaikan Nelly Wirda, S.Pd, Kepala SMPN 5 Tambang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Rabu (13/1/2021). Guru bisa mengambil ilmu dari berbagai webinar (web seminar) tentang pendidikan dan segala yang berhubungan dengan dunia pendidikan.

"Kreatifitas dan kecakapan serta teknologi di era internet seperti sekarang ini memang menjadi tuntutan, sehingg para guru tidak ketinggalan zaman, apalagi sampai kalah dengan anak muridnya," kata Nelly.

Baca Juga:

Seperti saat ini, di mana pelaksanaan pembelajaran kepada siswa dilakukan dengan jam dan waktu yang terbatas, tentu akan berpengaruh pada serapan pelajaran yang  telah disusun dalam kurikulum. Apalagi sebelumnya, pembelajaran dilaksanakan secara daring tanpa tatap muka dengan guru.

Saat ini, dalam PTM materi yang diberikan hanya materi esensialnya saja. Oleh sebB itu, untuk meningkatkan kemampuan anak, hendaknya guru memberikan materi-materi yang lebih dikembangkan. "Dengan mengikuti webinar tentu sangat membantu guru bagaimana meningkatkan mutu pembelajaran di era pandemi saat ini," ujar Nelly.

Baca Juga:

Nelly Wirda juga mengimbau guru-guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan yang digelar secara online dan daring. "Guru juga tidak boleh gagap teknologi. Guru jangan sampai ketinggalan," tegasnya.

Di SMPN 5 Tambang, pelaksanaan PTM dilakukan dengan mengikuti dan berpedoman pada SK Bupati Kampar yang diperkuat dengan edaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kampar. Di antaranya menerapkan protokol kesehatan.

Sebelum melaksanakan PTM, sekolah telah meminta persetujuan dari orang tua siswa agar mengizinkan anaknya mengikuti PTM di sekolah.

Sebagaimana edaran Disdikpora Kampar tentang PTM, sekolah juga harus bekerjasam dengan tim kesehatan Puskesmas setempat dan membuat MoU. Ini juga telah dilakukan SMPN 5 Tambang.

"Pada prinsipnya, pelaksanaan PTM dilakukan dengan penerapan prokes secara ketat dan ini telah kita laksanakan," tutup Kepala SMPN 5 Tambang ini.(af)

SHARE:
beritaTerkait
9.184 ASN Pemko Pekanbaru Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin
Keanggotaan Dicabut, Dahari Kembalikan KTA PWI
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
komentar
beritaTerbaru