Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Belajar Tatap Muka Terbatas Tingkat SMA/SMK di Riau Tunggu Keputusan Gubri

Harijal - Jumat, 15 Januari 2021 19:53 WIB
Belajar Tatap Muka Terbatas Tingkat SMA/SMK di Riau Tunggu Keputusan Gubri
Wagubri, Edy Natar Nasution

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution menyampaikan bahwa sistem pembelajaran tatap muka terbatas (TMT) Tahun Ajaran (TA) 2020/2021 tingkat SMA/SMK sederajat di Provinsi Riau menunggu keputusan dari Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.

Ia menerangkan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau bersama dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Mahyudin akan segera melaporkan hasil rapat hari ini kepada Gubriu dan nantinya hasil keputusan Gubri itulah yang menjadi keputusan untuk dilaksanakan. Apakah Provinsi Riau akan melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas murni atau mungkin sebagian akan tetap dilaksanakan secara daring.

Ia menyebutkan bahwa pada rapat 23 Desember lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga telah memberikan opsi manakala ada orang tua dari siswa yang tidak mengizinkan anaknya untuk sekolah secara tatap muka, keputusan orang tua itu juga akan dihargai dan pihak sekolah akan tetap melayaninya. Jadi akan dilaksanakan secara tatap muka terbatas dan ada juga sebagian daring.

Baca Juga:

"Tentu nanti setelah ini Kadis Pendidikan Riau bersama Kakanwil Kemenag Riau untuk melaporkan hasil rapat ini kepada pak gubernur, nanti hasil keputusan beliau itulah yang menjadi keputusan untuk kita laksanakan," ujarnya usai rapat tindak lanjut pembahasan rancangan program pembelajaran tatap muka terbatas (TMT) semester genap tahun ajaran 2020/2021 di Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau, Jumat (15/1/2021).

Wagubri menuturkan, Gubri juga telah memberikan pengarahan terkait sistem pembelajaran TMT tersebut melalui whatsapp kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Dimana jika ada diantara kabupaten/kota yang belum melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas karena memang terjadi lonjakan Covid-19 di daerah bersangkutan, maka sistem pembelajaran TMT di tingkat Provinsi Riau agar jangan dilaksanakan dulu.

Baca Juga:

"Apa yang disampaikan gubernur tersebut tentu bisa kita pahami, karena kabupaten/kota inilah semua pelaksanaan-pelaksanaan yang banyak kita laksanakan keputusan ini," ujarnya.

Wagubri menyebutkan jika melihat hasil rapat, sebagian besar dari rekan-rekan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota dan peserta rapat lainnya mengharapkan pelaksanaan tatap muka secara terbatas bisa dilaksanakan.

"Kesiapan dari masing-masing kabupaten/kota dan sekolah-sekolah yang ada di Riau juga perlu menjadi perhatian bersama dalam sistem pembelajaran tatap muka terbatas ini," tutupnya. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru