9.184 ASN Pemko Pekanbaru Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan dari
Pemerintahan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Rabu (20/7) kelompok Kukerta Balek Kampung Kelurahan Tanah Datar Univesitas Riau melaksanakan sosialisasi mengenai masalah stunting di Kelurahan Tanah Datar Kecamatan Pekanbaru Kota kegiatan tersebut dihadiri oleh ibu-ibu posyandu sebanyak 15 orang.
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Anak tergolong stunting apabila panjang atau tinggi badan menurut umurnya lebih rendah dari standar nasional yang berlaku. Standar dimaksud terdapat pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan beberapa dokumen lainnya.
Ketua Kukerta Balek Kampung Kelurahan Tanah Datar, Pramudia Pangestu mengatakan bahwa penyuluhan stunting penting dilakukakan guna menghindari dampak jangka Panjang yang pastinya merugikan,seperti terhambatnya pertumbuhan pada anak termasuk pada pertumbuhan pada otak sehingga menghambat kecerdasan pada anak.
Baca Juga:
“Stunting merupakan permasalahan sangat serius pada anak kerna tidak dapat sembuhkan oleh karena itu peran orang tua sangat penting dalam menjaga gizi pada anak, serta memperhtikan asupan makanan yang dikonsumsi seperti protein, lemak,karbohidrat,zinc serta vitamin lainnya," tambah Pramudia.
Kegiatan penyuluhan ini disambut baik oleh ibu ibu Posyandu Cahaya Berseri bintang-bintang,RW 01 Kelurahan Tanah Datar salah satunya yaitu ibu ketua posyandu ibu Ancak beliau menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat terkhusus bagi ibu ibu di lingkungan RW 01 Kelurahan Tanah Datar karena dapat menambah wawasan bagi para ibu untuk dapat memperhatikan asupan gizi bagi anak anaknya agar terhindar dari stunting.
Baca Juga:
Pelaksanaan penyuluhan kegiatan stunting ini dilaksanakan bersamaan dengan kegitsn bulanan posyandu Cahaya Berseri Bintang Bintang RW 01 Kelurahan Tanah Datar.
Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan dari pihak UNRI terkait dengan permasalahan stunting di Indonesia hal ini juga dierkuat dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara pemangku kepentingan.
Penyuluhan stunting menitikberatkan pada penanganan penyebab masalah gizi, yaitu faktor yang berhubungan dengan ketahanan pangan khususnya akses terhadap pangan bergizi (makanan), lingkungan sosial yang terkait dengan praktik pemberian makanan bayi dan anak (pengasuhan), akses terhadap pelayanan kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan (kesehatan), serta kesehatan lingkungan yang meliputi tersedianya sarana air bersih dan sanitasi (lingkungan).(red)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan dari
Pemerintahan
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Dahari ,anggota PWI Bengkalis resmi mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengutuk keras pembakara
Peristiwa
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Lingkungan
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S. Sos., M. Si, menghadiri malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur
Pemerintahan
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal Terus Tingkatkan Prestasi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bea Cukai Bengkalis menemukan sebanyak 652 Iphone ilegal di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSS
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dewan Kehormatan PWI Pusat, H. Helmi Burman, mendesak manajemen Riau Pos Grup segera menyelesaikan seluruh hak
Sosial