Jumat, 24 April 2026 WIB

Hari Guru Nasional 2022, PC PGRI Kampa Taja Hari Keakraban Guru di Istana Kesultanan Kampa

Harijal - Jumat, 25 November 2022 09:24 WIB
Hari Guru Nasional 2022, PC PGRI Kampa Taja Hari Keakraban Guru di Istana Kesultanan Kampa
Ist
Pengurus PGRI PC Kampa bersama stakeholder terkait dalam kegiatan Hari Keakraban Guru di Istana Kesultanan Kampa.(Foto: Ist)

KAMPAR - Memperingati Hari Guru Nasional (HGN) ke-77 tahun 2022, Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar melaksanakan kegiatan seremonial di Rumah Adat Istana Kesultanan Kampa, Kamis (24/11/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PGRI Kabupaten Kampar, Drs. Yasir, MM, Camat Kampa, Kapolsek, Kades, Korwil Bidang Pendidikan, Ninik Mamak dan tokoh adat Kampa, Kepala KUA serta seluruh pengurus dan anggota PGRI Kecamatan Kampa.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB diawali dengan apel pengarahan kepada seluruh anggota PGRI Kampa hingga pukul 08.30 WIB. Selanjutnya, kegiatan disambung dengan acara seremonial.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Ketua PC PGRI Kampa, Sartunis, S.Pd menyampaikan bahwa Hari Keakraban Guru yang dilaksanakan saat ini sangat besar manfaatnya, khususnya untuk menjalin silaturahmi yang lebih dekat lagi antar sesama guru yang ada di Kecamatan Kampa.

Dalam kegiatan itu, sesama anggota PGRI Kampa dapat saling bertemu dan beramah tamah dengan sesama guru dari tingkat dan satuan pendidikan terbawah hingga tingkat atas. Termasuk juga guru yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

Baca Juga:

"Semua guru yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama RI, hari ini menyatu dalam kebersamaan di Hari Keakraban Guru," jelas Sartunis.

Momen terpenting dalam HGN ke-77 Tahun 2022 ini sebut Sartunis adalah menjalin silaturahmi antar sesama guru. Di mana selama ini tidak pernah diadakan kegiatan Hari Keakraban Guru sebagaimana yang dilaksanakan hari ini.

Selain itu, momen ini juga mendukung dan membangun PGRI Kabupaten Kampar.

Adapun diambilnya lokasi Rumah Adat Istana Kesultanan Kampa untuk kegiatan hari ini adalah untuk memperkenalkan situs adat dan budaya daerah Kampa. Tujuannya agar situs Rumah Adat Istana Kesultanan Kampa dapat terpelihara, dijaga dan dibanggakan.

"Semoga jalinan silaturahmi, persahabatan dan kekeluargaan bangkit kembali. Mari menyongsong masa depan yang lebih baik lagi," tutup Sartunis.

Sementara, Ketua PGRI Kabupaten Kampar, Drs. M. Yasir, MM dalam kesempatan itu memberikan semangat kepada seluruh anggota PGRI untuk membangun persatuan dan silaturahmi.

M. Yasir yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar ini menyebutkan, guru harus bangkit pulihkan pendidikan untuk Indonesia kuat dan maju.

M. Yasir menyampaikan, seorang pendidik dengan profesionalisme dan keikhlasannya harus dihormati. Bahwasanya guru sangat berperan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sedikit menambahkan, M. Yasir sempat mengisahkan bagaimana pentingnya peran guru. Sewaktu Jepang dibombardir bom Atom oleh amerika, kaisar Jepang memanggil para jenderal dan menanyakan berapa guru yang masih ada.

"Ini mengisyaratkan betapa pentingnya peran guru di suatu negara," tutur M. Yasir memberikan semangat kepada para guru.

Masih dalam kesempatan yang sama, M. Yasir juga memberitahukan bahwa dirinya pamit dari lingkungan Pemkab Kampar setelah puluhan tahun mengabdi. Pada Desember 2022 mendatang, M. Yasir sudah memasuki masa purna bhakti.

Sedangkan dari tokok adat Kampa, dr. Temenggung Syamsiwir mengaku cukup bangga dengan berkumpulnya guru-guru di Istana Kesultanan Kampa hari ini. Semua stakeholder yang ada di Kampa menyatu dalam wadah Hari Keakraban Guru.

Hal ini sebut Syamsiwir memacu semangat para tokoh adat dalam memelihara dan menjaga situs bersejarah ini.

Hari Keakraban Guru Kecamatan Kampa tersebut juga diisi dengan penayangan film kaleidoskop kegoiatan PGRI PC Kampa selama ini. Acara diakhiri dengan hiburan ramah tamah dan makan bersama seluruh anggota PGRI Kampa di Istana Kesultanan Kampa.(Andi)

SHARE:
beritaTerkait
Emak-emak Bongkar Sindikat Narkoba yang Sasar Anak Sekolah di Kuansing
PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Polres Dumai Gagalkan Penyelundupan 63 PMI Ilegal dan 7 WNA ke Malaysia
Sampah dari Luar Dibuang ke Pekanbaru, Tiga Pikap Diamankan
Syahrul Aidi Maazat Serap Aspirasi 5 Asosiasi Media dan Wartawan Riau
DP3APM Kota Pekanbaru Gagas Hotel Ramah Anak
komentar
beritaTerbaru