Senin, 06 Juli 2026 WIB
UJIAN PERTAMA KURIKULUM MERDEKA,

UPT SMPN 4 Siak Hulu Siap Laksanakan Ujian Semester Ganjil 2022

Harijal - Rabu, 07 Desember 2022 19:05 WIB
UPT SMPN 4 Siak Hulu Siap Laksanakan Ujian Semester Ganjil 2022
M. Hujani, S.Pd, M.Pd.(Foto: Andi)

KAMPAR - Unit Pelaksana Teknis Sekolah Menengah Pertama Negeri (UPT SMPN) 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar, saat ini siap menghadapi ujian semester Ganjil Tahun 2022. Ujian ini merupakan yang pertama kalinya sejak penerapan kurikulum merdeka.

Kepala UPT SMPN 4 SIak Hulu, M. Hujani, S.Pd, M.Pd menjelaskan, ujian dilaksanakan selama seminggu, mulai Senin 12 Desember hingga 17 Desember 2022.Untuk ujian kali ini akan ada perbedaan, di mana ada dua kurikulum yang dilaksanakan. Yakni Kurikulum 2013 (K13) untuk Kelas VIII dan Kelas IX serta Kurikulum Merdeka untuk Kelas VII.

"Karena ada dua kurikulum yang berbeda inil, persiapan yang kita lakukan agak sedikit berbeda, Dua kurikulum ini kegiatan proses pembelajaran dan proses penilaian juga berbeda," kata Hujani.

Baca Juga:

Dari jauh hari Hujani sudah menyampaikan kepada para guru setiap mata pelajaran untuk membuat soal sesuai dengan materi yang disampaikan kepada siswa agar mereka bisa menjawab dengan baik.

Adapun tantangan dalam kurikulum merdeka adalah penekanan pembelajaran pada peserta didik, bukan guru sebagai sentral. Dalam Kurikulum Merdeka, soal-soal yang dibuat lebih banyak menggunakan stimulus dan menggunakan soal-soal HOTS (High Order Thingking Skill) atau berfikir tingkat tinggi dengan ciri khas menggunakan stimulus yang membutuhkan pemahaman lebih dalam.

Baca Juga:

Sesuai agenda Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, setelah ujian, pada tanggal 24 akan dilakukan pembagian rapor dan dilanjutkan libur sekolah selama satu minggu.

"Siswa kembali masuk sekolah pada tanggal 2," tutur Hujani.Penyusunan soal ujian, untuk Kelas VIII dan IX yang masih menggunakan kurikulum 2013 disusun guru-guru yang ditunjuk oleh MKKS. Sedangkan untuk Kelas VII yang menggunakan Kurikulum Merdeka, disusun oleh guru bidang studi masing-masing.

Kebijakan penyusunan soal Kelas VII oleh guru sekolah masing-masing karena adanya sekolah yang belum menerapkan Kurikulum Merdeka. Guru bidang studi masing-masing juga dinilai lebih faham.(Andi)

SHARE:
beritaTerkait
9.184 ASN Pemko Pekanbaru Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Gerebek Dua Tersangka Narkoba di SM Amin
Keanggotaan Dicabut, Dahari Kembalikan KTA PWI
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Polsek Kandis Perkuat Budaya Gotong royong Bersama Petani, Wujudkan Hasil Ketahanan Pangan yang Melimpah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
komentar
beritaTerbaru