Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

SMK N 1 Tebingtinggi Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional

Harijal - Selasa, 13 Desember 2016 19:00 WIB
SMK N 1 Tebingtinggi Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional
goriau.com
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2016.

SELATPANJANG, kabarmelayu.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2016. SMK N 1 Tebingtinggi mendapat prediket membanggakan itu karena dianggap berhasil melestarikan dan mempertahankan pelestarian lingkungan hidup.

Penghargaan Adiwiyata Nasional ini diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Men-LHK) Republik Indonsia DR Ir Siti Nurbaya Bakar, MSc bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP, Selasa (13/12/2016) di Jakarta Pusat. Penghargaan ini diterima oleh Kepala SMK N 1 Tebingtinggi Drs Zamzuri didampingi Wakilnya Rosidah, S.Pd.

Mewakili SMK N 1 Tebingtinggi, Rosidah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Menurutnya, penghargaan adiwiyata nasional 2016 ini merupakan prestasi yang cukup mengembirakan baik bagi sekolah maupun bagi Kabupaten Kepulauan Meranti. "Alhamdulillah sekolah kita meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2016," kata Rosidah, Selasa.

Baca Juga:

Menanggapi raihan dari SMK N 1 Tebingtinggi ini, Kasubbid Evaluasi Amdal Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kepulauan Meranti, Raja Yusran, berharap bisa menjadi motivasi bagi sekolah yang lainnya. Sekolah yang ada di Kota Sagu diimbau terus melestarikan lingkungan hidup agar terbuka peluang menjadi peraih Adiwiyata Nasional pada kesempatan yang lain.

Kata Andi Yusran lagi, penghargaan Adiwiyata ini diberikan kepada sekolah yang memiliki wawasan dan berkarakter lingkungan. SMK N 1 Tebingtinggi ini dinilai berhasil melestarikan dan mempertahankan pelestarian lingkungan hidup, sehingga terpilih sebagai sekolah Adiwiyata Nasional.

Baca Juga:

"Pemberian penghargaan tersebut telah melalui mekanisme penilaian yang terdiri dari tahap dokumentasi, evaluasi lapangan, dan penilaian akhir. Penilaian ini langsung oleh tim dari Kemen-LHK," kata Andi Yusran.

 


(goriau.com)

SHARE:
beritaTerkait
Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
komentar
beritaTerbaru