Perkuat Kemandirian Ekonomi Wilayah, Hendry Munief Dorong Sinergi Bisnis Antar Provinsi di Sumatera
kabarmelayu.comLAMPUNG Pertumbuhan ekonomi semua provinsi di Pulau Sumatera terus memperlihatkan geliat positif. Dengan segala kelebihann
Parlemen
KAMPAR - Dalam rangka pencegahan stunting bagi bayi dan balita, Mahasiswa kuliah kerja nyata (Kukerta) Universitas Riau yang dibimbing oleg Dosen Pembimbing Lapangan RA. Rizka Qori Yuliani Putri, S.ST., M.T mengadakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting serta demonstrasi pembuatan MPASI bagi Ibu-ibu yang memiliki balita di Posyandu Mawar 1 desa Koto Damai, kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kamis (10/08/2023).
Sosialiasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada ibu-ibu terkait apa yang dimaksud dengan stunting, faktor penyebab terjadinya stunting, hingga cara pencegahannya.
Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan gizi yang terkandung dalam makanan yang akan diberikan pada bayi dan balita. Dengan begitu, gizi akan tercukupi dengan baik guna mencengah stunting.
Baca Juga:
Angka Stunting sendiri di Indonesia cukup tinggi, hal tersebut terjadi karena beberapa faktor. Faktor utama terjadinya stunting yakni rendahnya asupan gizi pada anak.
Asupan gizi sangat ditentukan oleh pola makan yang diberikan sang ibu. Meskipun bahan makanan yang disediakan dalam jumlah yang cukup, namun hal tersebut belum bisa mencengah stunting jika tidak diiringi dengan pengetahuan mengenai asupan gizi yang baik pada bayi dan balita.
Baca Juga:
Makanan pendamping ASI (MPASI) merupakan pemberian makanan lain sebagai pendamping ASI yang diberikan pada bayi dan balita usia 6-24 bulan.
Makanan pendamping ASI harus diberikan setelah anak berusia 6 bulan karena pada masa tersebut produksi ASI semakin menurun sehingga asupan zat gizi dari ASI tidak lagi memenuhi kebutuhan gizi anak yang semakin meningkat. Apabila terlambat dalam pemberiannya, maka akan menyebabkan masalah gizi bagi bayi dan anak.
Maka dari itu penting bagi para Ibu yang memiliki bayi maupun balita untuk mengetahui resep dan tata cara membuat MPASI yang baik dan benar, termasuk pemilihan bahan yang akan digunakan.
Demonstrasi Pembuatan MPASI yang diperagakan oleh Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2023 dihadiri oleh Ibu-ibu Kader, Bidan Desa, dan Ibu-ibu bayi dari Dusun 1 dan 4 di Desa Koto Damai, Kecamatan Kampar Kiri Tengah.
Menu MPASI yang dipraktekkan yakni bubur hati ayam wortel. Bahan yang digunakan mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang si kecil. Hati ayam mengandung zat besi yang baik untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan otak.
Wortel dinilai memiliki kandungan yang mampu menjaga tumbuh kembang bayi secara optimal, yaitu beta karoten dan vitamin A untuk menjaga kesehatan mata bayi. Sedangkan bubur memiliki kandungan karbohidrat yang menjadi sumber energi bagi tubuh.(*)
kabarmelayu.comLAMPUNG Pertumbuhan ekonomi semua provinsi di Pulau Sumatera terus memperlihatkan geliat positif. Dengan segala kelebihann
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu. Kebija
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus melakukan terobosan dan berbagai inovasi dalam meningkatkan pendapatan as
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, meningkatkan kapasitas personel Tim Reaksi Cepat (TRC)
Lingkungan
kabarmelayu.comPEKANBARU Langkah tegas Polda Riau di bawah kepemimpinan Irjen Pol Herry Heryawan menunjukkan citra terbaik dalam memberant
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Keresahan kaum ibu di Desa Sukamaju Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) akibat peredaran narkoba d
Hukrim
kabarmelayu.comJAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menegaskan pentingnya perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik dala
Pemerintahan
kabarmelayu.comDUMAI Upaya penyelundupan puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal dan warga negara asing ke Malaysia, berhasil digag
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Tim gabungan dari Dinas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru bersama Satpol PP, mengamankan
Lingkungan
kabarmelayu.comPEKANBARU Usai melaksanakan tugas sebagai Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI saat konferensi internasiona
Parlemen