Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Pelatihan Penulisan Jurnal Diikuti Puluhan Dosen STAIN Bengkalis

Harijal - Kamis, 15 Desember 2016 17:02 WIB
Pelatihan Penulisan Jurnal Diikuti Puluhan Dosen STAIN Bengkalis
net
STAIN BENGKALIS

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kabupaten Bengkalis menggelar pelatihan penulisan jurnal, yang digelar selama satu hari, Rabu (15/12/2016).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua STAIN Prof Dr Samsul Nizar, Wakil Ketua II Muhajir Darwis, Wakil Ketua III Wira Sugiarto, Ketua MUI H. Amrizal Isa MA, dan puluhan Dosen STAIN Kabupaten Bengkalis.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Assubli saat diwawancarai menyampaikan, dengan adanya kegiatan pelatihan penulisan jurnal tersebut, diharapkan kepada Dosen STAIN Bengkalis agar lebih mampu membuat penulisan jurnal lebih baik lagi.

Baca Juga:

"Para dosen yang mengikuti kegiatan ini supaya lebih mampu membuat penulisan jurnal yang lebih baik lagi sehingga memiliki kualitas lebih baik," kata M. Assubli, Rabu (15/12/2016).

Terpisah, Ismail Suardi Wekke Ph, D, Asesor Akreditasi Jurnal Nasional dari STAIN Sorong Jayapura yang ditunjuk sebagai narasumber mengatakan, pelatihan penulisan jurnal ini sebenarnya materi yang sering didapat para dosen.

Baca Juga:

"Kemudian, karena pusat penelitian dan pengabdian masyarakat STAIN Bengkalis menginginkan bahwa laporan penelitian transportasi menjadi artikel jurnal. Bahkan, teman-teman mengumpulkan artikel kemudian akan dilakukan review agar menyamakan persepsi," ujar  Ismail Suardi Wekke.

Ia melanjutkan, setelah artike-artikel ini terkumpul, kemudian harapannya akan diterbitkan. "Jadi, sebenarnya ini bukan materi yang baru atau materi yang sama sekali baru buat dosen karena mereka sudah terbiasa meneliti. Hanya kami kembali memberikan penguatan penguatan dan sebagainya. Harapannya, bisa diterbitkan bisa seperti buku ataupun bentuk jurnal," jelsnya.

Selain itu, Ismail Suardi Wekke juga mengaharapkan kepada peserta pelatihan penulisan Jurnal ini agar memperbaiki lagi artikel-artikelnya setelah diperbaiki. Kemudian, tentunya akan diterbitkan.

"Jadi, jangan hanya membuat laporan penelitian lalu tidak terpublikasi ke dunia luar. Kalau saya melihat kemampuan mereka sangat bagus. Hanya saja ini personel malahan bagaimana kami akan menyamakan persepsi dalam penulisan, seperti halnya jumlah kata dalam abstrak dan kemudian berapa kata. Yang jelas, kami harus sama persepsi," imbuhnya

 


(riaupos.co)

 

SHARE:
beritaTerkait
Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
komentar
beritaTerbaru