Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

LSPP LKN Riau Taja Seminar Ketrampilan Kerja

Harijal - Kamis, 15 Desember 2016 22:02 WIB
LSPP LKN Riau Taja Seminar Ketrampilan Kerja
goriau.com
Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata (LSPP) Lancang kuning Nusantara (LKN) Riau mengadakan Employability Skil (Ketrampilan Kerja). Kegiatan ini dilaksanakan seharian penuh di Hotel Furaya Pekanbaru, Kamis (15/12/2016).

PEKANBARU - Dalam rangka memenuhi tanggung jawab dan menjamin mutu sertifikasi serta menyesuaikan skema terbaru, Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata (LSPP) Lancang kuning Nusantara (LKN) Riau mengadakan Employability Skil (Ketrampilan Kerja).

Kegiatan ini dilaksanakan seharian penuh di Hotel Furaya Pekanbaru, Kamis (15/12/2016). Adapun tujuannya diadakan acara ini, guna memberikan pemahaman yang lebih dalam lagi kepada para pelaku atau pekerja baik di instansi maupun swasta.

Hal itu ditegaskan oleh Direktur LSPP LKN Riau Drs Riyono Gede Trisoko, MM, kepada wartawan. Dalam acara terbut, dirinya langsung memberikan pencerahan kepada semua Asesornya yang berjumlah kurang lebih 38 orang, terdiri dari tujuh bidang yakni Produk, Parti Seri, Fb Servis, Hosekiping, FO, Travel dan, Kepemanduan.

Baca Juga:

"Inilah yang kita lakukan mengahadapi tahun 2017 Â mendatang. Mudah-mudahan target kita bisa tercapai," kata Riyono.

Acara tersebut, dipandu langsung oleh Master Asesor Osvian Putra dari LSPP LPKN. Terkait dengan kegiatan ini, menurut Riyono memang dipandang perlu. "Di zaman sekarang ini, seorang pekerja harus memiliki multi tasking sebagai tuntutan profesi. Untuk itu perlu adanya bimbingan dari kita," paparnya.

Baca Juga:

Hal ini, tentunya diharapkan harus dapat dimanfaatkan oleh Asesor. "Sedangkan LSPP LPKN hanya berfungsi sebagai "Penjembatan" agar berjalan secara sistimatis, terukur dan tertelusur," ungkapnya.

"Kami berharap, kedepannya yakni tahun 2017 mendatang, para Asesor sudah memiliki multi tasking sebagai tuntutan profesi," timpalnya.

Karena menurut Riyono, dalam proses pemahaman sertifikasi, harus berada dalam kompetensi Base bukan akademik base. "Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, nantinya akan dirasakan banyak manfaat bagi asesi atau calon pekerja. Kita juga berharap, akan lebih aktraktif lagi dan menujukan kualitas kompetensi base-nya," harapnya.

"Dan bagi asesor sendiri kata dia, proses asesmennya akan berjalan dengan cepat, apalagi kerjasama yang baik antar lembaga, saya rasakan akan menghemat proses kerja itu sendiri," pungkasnya. (rls/rec)    

 

SHARE:
beritaTerkait
Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
komentar
beritaTerbaru