Kunjungan Presiden ke Riau, BPBD Laporkan Tersisa 7 Titik Api di Empat Kabupaten
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal melaporkan langsung kondisi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provi
Lingkungan
KAMPAR - UPT SMPN 1 Bangkinang Kota menggelar kegiatan Panen Karya P5 Tema Kearifan Lokal, Rabu (6/3/2024). Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ini diisi dengan hidangan masakan khas kabupaten Kampar serta makan bajambau yang merupakan tradisi Kampar. Selain itu juga ditampilkan basiacuong, kesenian khas Kampar.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Muhammad Amar, siswa UPT SMPN 1 Bangkinang Kota. Selanjutnya sambutan dari pengawas, Muhammad Hatta.
Dalam penyampaiannya, pengawas mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, koordinator P5 serta fasilitator Kelas VIII yang telah melaksanakan gelar karya P5 tema Kearifan Lokal ini.
Baca Juga:
Muhammad Hatta menyampaikan, yang dipentingkan dalam P5 yang merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka ini adalah proses yang menunjukkan profil seorang pelajar Pancasila.

Baca Juga:
"Semoga Kurikulum Merdeka dengan P5 ini menjadi pembelajaran bagi anak-anak kami," ujar Muhammad Hatta.
Usai sambutan pengawas, Kepala UPT SMPN 1 Bangkinang Kota, Hj. Masniar, S. Pd, MM dalam sambutannya saat membuka kegiatan Panen Karya P5 Kearifan Lokal Masakan Khas Kampar menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengawas Muhammad Hatta atas sambutannya.
Hj. Masniar juga mengapresiasi serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru serta koordinator P5, Fini Oktavia bersama tim fasilitator Kelas VIII yang telah menyukseskan kegiatan hari ini.
"Terima kasih juga atas kerja sama orang tua siswa. Berkat kerja samanya menyiapkan makan bajambau ini, kegiatan dapat terlaksana dengan baik," kata Hj. Masniar.
Selain makan bajambau, kegiatan juga diselingi dengan pembacaan syair oleh siswi UPT SMPN 1 Bangkinang Kota. Yakni Amanda Putri Kelas 8 J dan Maydina Hasan kelas 8 D.Kegiatan ditutup usai makan bajambau yang diikuti oleh seluruh warga sekolah.
Yang lebih menarik yakni dua siswa yang membawakan basiacuong. Yakni Mujahid Islami kelas VIII F dan Fauzan Firdaus kelas VIII I.
Untuk diketahui, basiacuong adalah tradisi lisan yang dipakai dalam setiap upacara adat masyarakat Kampar. Basiacuong digunakan oleh para ninik mamak, datuk dan pemuka adat dalam kerapatan adat yang ada di setiap persukuan di Kampar.
Basiacuong berasal dari kata siacuong dan acuong yang berarti meninggikan atau menyanjung.(Andi)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal melaporkan langsung kondisi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provi
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persoalan sosial dan tantangan keluarga menjadi perhatian dalam silaturahmi Ketua Presidium Badan Musyawarah Isl
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Kabut asap yang menyelimuti beberapa bagian wilayah Provinsi Riau, termasuk Pekanbaru dan kecamatan Siak Hulu, Kabu
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Siswasiswi UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar tak putusputusnya mencetak pres
Pendidikan
TNI Kerahkan Satgas Khusus Percepat Penanganan Karhutla di Riau
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kondisi penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru masih berlangsung normal pada Senin (24/8/2
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan Satgas Khusus Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) d
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru memutuskan untuk meniadakan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka dari tingkat PA
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan telah mengeluarkan surat edaran Penyesuaian Kegiatan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menerbitkan surat edaran Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran Akibat Penurunan Kual
Pendidikan