Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Masih Ada Guru Bergaji Rp350 Ribu

Harijal - Selasa, 17 November 2015 11:04 WIB
Masih Ada Guru Bergaji Rp350 Ribu
Internet
Ilustrasi

Kabar Melayu (MEDAN) - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan, Ramlan Tarigan mengatakan, sampai saat ini kondisi guru masih memprihatinkan. Masih ada guru honor yang mengajar di beberapa sekolah di daerah itu yang memiliki gaji Rp350 ribu per bulan.

"Walaupun demikian para guru honorer berusaha mengajar dengan maksimal. Untuk itulah, melalui kesempatan ini kami berharap kepada Pj Walikota untuk menambah penghasilan para guru honorer. Apalagi payung hukum untuk itu ada. Kita berharap hal ini dapat direalisasikan, sehingga ini bisa menjadi kado bagi mereka di Hari Guru," kata Ramlan Tarigan di Medan, Senin (16/11).

Ramlan optimistis dengan penambahan penghasilan ini, para guru bisa lebih maksimal dan profesional lagi mengajar, dengan demikian proses belajar mengajar akan menjadi lebih baik lagi ke depannya dan mampu menghasilkan siswa-siswa yang cerdas dan berkarakter.

Baca Juga:

"Insya Allah jika penghasilan guru honorer bertambah, pendidikan di Kota Medan bisa lebih baik lagi," katanya.

Pj Wali Kota Drs H Randiman Tarigan mengaku terkejut mendengar penjelasan Ketua PGRI Kota Medan bahwasannya gaji guru honorer sangat minim. Dengan gaji sekecil itu, Randiman yakin perhatian para guru honorer tidak sepenuhnya terfokus pada proses belajar mengajar, apalagi jika guru honorer itu sudah berkeluarga dan memiliki anak.

Baca Juga:

Atas dasar itulah ia berjanji akan segera menggelar rapat dengan Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis beserta SKPD terkait. "Dalam rapat nanti kita akan mempelajari fakta maupun payung hukumnya. Jika itu tidak melanggar peraturan maupun hukum yang berlaku, saya setuju penghasilan guru honorer ditambah," katanya.

Sumber

SHARE:
beritaTerkait
Sepakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil
Wako Agung Nugroho Launching Logo HUT Pekanbaru Ke-242, Ini Maknanya
Terbitkan SP3 Dugaan Pemerasan dan Penggelapan, Kapolri hingga Jajaran Polda Lampung Dipraperadilankan di PN Jaksel
Jeritan Transmigran Air Balui, Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria
Pelaku Teror Pocong di Kulim Diamankan Polisi Tak Benar, Ternyata ODGJ
Setelah Tuntaskan Rukun dan Wajib Haji, Jemaah Asal Desa Pulau Payung Kampar Wafat di Tanah Suci
komentar
beritaTerbaru