Minggu, 14 Juni 2026 WIB

UPT SMPN 4 Siak Hulu Jadi Pusat Belajar MGMP IPA dan PAI

Andi - Sabtu, 10 Agustus 2024 01:17 WIB
UPT SMPN 4 Siak Hulu Jadi Pusat Belajar MGMP IPA dan PAI
UPT SMPN 4 Siak Hulu.(Foto: Dok)
KAMPAR - UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Siak Hulu menjadi PB (pusat belajar) MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) untuk IPA dan PAI (Pendidikan Agama Islam). MGMP yang diikuti 21 sekolah ini berlangsung sejak 6 Agustus lalu hingga sebulan ke depan.

Hal itu disampaikan Kepala UPT SMPN 4 Siak Hulu, M. Hujani, S. Pd, M. Pd, Jumat (9/8/2024). "Kegiatannya satu kali seminggu, 4 kali pertemuan hingga sebulan ke depan di sekolah kita," terang kepsek.

Kegiatan yang dianggarkan melalui APBD Kampar ini dibagi dalam beberapa PB. Salah satunya UPT SMPN 4 Siak Hulu untuk PB MGMP IPA dan PAI SMP yang ada di Siak Hulu, Perhentian Raja dan Kampar Kiri Hilir.

Setiap mapel terdiri dari peserta sebanyak 20 orang. Sedangkan untuk narasumber berasal dari guru-guru yang telah melaksanakan ToT (Training of Trainer) yang sebelumnya dilaksanakan oleh Disdik Kampar selama satu minggu di Pekanbaru beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

"Nah, setelah ToT ini, Disdik Kampar kemudian membuat program MGMP Kabupaten Kampar. Pada prinsipnya kegiatan ini untuk menyamakan persepsi para guru mapel," kata M. Hujani.

Sebagai PB atau pelaksana, UPT SMPN 4 Siak Hulu melakukan persiapan sarana dan prasarana agar kegiatan ini berjalan lancar.

Baca Juga:

Adapun yang menjadi fokus pembahasan dalam kegiatan MGMP ini yakni revisi Capaian Pembelajaran (CP) menyesuaikan pada BSKAP No. 032/H/KR/2024, di mana ada beberapa perubahan dalam CP sebelumnya.

"Jadi guru diarahkan untuk mengacu pada BSKAP No. 032/H/KR/2024, bukan lagi mengacu pada yang lama. Harapannya guru-guru memahami," ujar M. Hujani.

Dikarenakan keterbatasan peserta MGMP ini, M. Hujani yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Serantau Mawar Kampar Kiri ini juga berharap guru-guru yang mengikuti MGMP dapat mengimbaskan apa yang didapatnya nanti kepada guru-guru mapel yang lain. Menjadi tutor sebaya bagi guru-guru di sekolah asalnya.

"Terutama sekali terkait dengan perubahan CP tadi, sesuai BSKAP No. 032/H/KR/2024," tambah M. Hujani.

Jika tidak mengacu pada CP terbaru ini, dikhawatirkan para guru nantinya akan tertinggal. Meski CP terbaru ini sifatnya revisi dan bukan berubah total, namun pada beberapa mapel akan memberikan pengaruh signifikan.


Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jumlah Lulusan SMP/MTs di Riau 103 Ribu, Daya Tampung SMA/SMK 122 Ribu
Program SNT, Pusat Setujui Pembangunan Unit Sekolah Baru di Kulim
SF Hariyanto Ingin Pembangunan Fisik di Sekolah Dilaksanakan OPD Teknis
Pacu Prestasi, UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Kembali Bertabur Medali
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sabet Juara III Lomba Resensi Buku se-Kabupaten Kampar
International Science Innovation and Impromptu Speech Competition 2026 Sukses Digelar, Beri Kesan Terbaik untuk Delegasi Malaysia dan Thailand
komentar
beritaTerbaru