Lama Bersengketa, Kelompok Tani 80 Sumber Berkah Kembali Masuki Kebun di Desa Muara Langsat
kabarmelayu.com,KUANSING Kelompok Tani 80 Sumber Berkah hari ini, Sabtu (5/9/2026) kembali memasuki dan menguasai secara fisik areal kebun
Peristiwa
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan bahwa kegiatan pembangunan fisik sekolah sebaiknya tidak lagi menjadi tanggung jawab langsung Dinas Pendidikan. Menurutnya, pengelolaan proyek fisik lebih tepat ditangani OPD teknis yang memang memiliki kewenangan di bidang pembangunan.
"Kemarin saya sudah meminta kepada Pak Sekda agar kegiatan-kegiatan pembangunan fisik sekolah dipindahkan saja ke Dinas PUPR. Biarkan urusan proyek dikerjakan oleh PUPR," ujarnya di Balai Serindit Pekanbaru, Selasa (26/05/2026).
Baca Juga:
Dijelaskan, langkah tersebut penting agar tugas pendidikan tidak tercampur dengan urusan teknis pembangunan. Terlebih, fokus utama Dinas Pendidikan beserta tenaga pendidik harus berada pada peningkatan mutu belajar mengajar.
Jika terlalu banyak disibukkan dengan urusan proyek, perhatian terhadap kualitas pendidikan dikhawatirkan menjadi terabaikan.
Baca Juga:
"Karena tugas utama Dinas Pendidikan dan guru adalah mengajar, bukan sibuk mencari proyek ke proyek. Akibat sibuk mengurusi proyek, perhatian terhadap kurikulum pendidikan menjadi hilang sama sekali," jelasnya.
Diungkapkan, hal tersebut menjadi pengingat agar sektor pendidikan kembali pada fungsi dasarnya. Secara khusus, ia juga mengingatkan para kepala sekolah agar memusatkan perhatian pada pengelolaan sekolah.
Plt Gubernur SF Hariyanto mengimbau agar kepala sekolah tidak terlibat langsung dalam urusan proyek sekolah yang dapat memicu konflik kepentingan.
"Untuk Kepala Sekolah, fokuslah mengurus sekolah. Jika ada urusan komite di sana, silahkan diatur dan ditunjuk pengurusnya, tetapi jangan Bapak dan Ibu ikut terlibat di dalamnya," ungkapnya.
Selain itu, Plt Gubri menerangkan bahwa dirinya telah mengambil tindakan tegas terhadap sejumlah pejabat pendidikan yang dinilai menyimpang dari aturan. Langkah pencopotan jabatan dilakukan berdasarkan laporan yang masuk dan hasil evaluasi internal.
"Sudah berapa banyak Kepala Cabang Dinas Pendidikan yang saya copot karena ketahuan berbuat aneh dari laporan-laporan yang masuk ke saya. Oleh karena itu, saya minta kepada kita semua, mohon bekerjalah dengan hati dan dengan ikhlas," terangnya.
Lebih lanjut, Plt Gubri SF Hariyanto menitipkan pesan khusus kepada seluruh kepala sekolah di Riau agar menjauhi praktik-praktik yang berkaitan dengan proyek pembangunan. Ia menilai integritas aparatur pendidikan harus dijaga demi kepercayaan publik.
"Saya titip pesan kepada para Kepala Sekolah, jangan sekali-sekali main proyek. Jaga integritas kita, malu kita kepada masyarakat. Sekarang ini kedepannya harus siap untuk bekerja sesuai tugas kita," pungkasnya.
kabarmelayu.com,KUANSING Kelompok Tani 80 Sumber Berkah hari ini, Sabtu (5/9/2026) kembali memasuki dan menguasai secara fisik areal kebun
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuo
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Suasana berbeda mewarnai aktivitas insan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) seRiau. Tak ha
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau menggelar pelatihan public speaking bertema Berani Tampil & Men
TNI/Polri
kabarmelayu.com,ROHUL Polres Rokan Hulu (Rohul) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, melaksana
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Luas lahan terbakar di Riau saat ini sudah mencapai 18.770 Hektare. Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemad
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka hotspot (titik panas) di Provinsi Riau terus mengalami kenaikan signifikan dalam empat hari terakhir. Dari
Lingkungan
Oleh Dr. Suriyanto Pd, SH, MH, MknPROGRAM pro rakyat Presiden Prabowo sesungguhnya adalah roh dari UUD 1945. Pasal 31 tentang mencerdaskan
Opini
Polres Kuansing Ungkap Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE, Satu Orang Diamankan
Hukrim
Dari Ladang Kandis, Harapan Swasembada Pangan Terus Tumbuh
Pemerintahan