Selasa, 28 April 2026 WIB

Pj Bupati Launching Buku Kurikulum Muatan Lokal Kampar

Redaksi - Jumat, 20 Desember 2024 15:22 WIB
Pj Bupati Launching Buku Kurikulum Muatan Lokal Kampar
KAMPAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar memperkuat identitas lokal melalui pendidikan, yakni dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya, kearifan lokal dan potensi daerah ke dalam kurikulum sekolah.

Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Kampar, Hambali saat membuka acara sosialisasi danlaunchingbuku kurikulum muatan lokal Kabupaten Kampar, Jumat (20/12/2024).

Muatan lokal Budaya Melayu Riau (BMR) Kampar ini merupakan yang pertama kali dilaunching di Provinsi Riau dan juga upaya internalisasi dari misi kabupaten Kampar, yaitu memperkuat citra Kampar sebagai serambi Mekkahnya Riau yang berakhlak, beradat, dan berbudaya.

Baca Juga:

"Buku muatan lokal Budaya Melayu Riau, Kampar ini di dalamnya terkandung semua khazanah budaya Melayu Riau yang menjadi pedoman bagi para guru dalam melakukan pembelajaran dalam mata pelajaran BMR Kampar," ujar Hambali.

Penerbitan buku ini sesuai dengan keinginan bersama berdasarkan Perbup Kampar No. 16 tahun 2024 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu Riau di Kabupaten Kampar.

Baca Juga:

Pj Bupati menjelaskan, sejalan dengan itu, juga didukung oleh Peraturan Gubernur nomor Kpts.7429/X/2023 tentang Kurikulum Muatan Lokal Budaya Melayu Riau pada Pendidikan Menengah di Provinsi Riau dan Peraturan Gubernur Riau Nomor 45 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu Riau.

Buku kurikulum muatan lokal ini tidak hanya menjadi pedoman bagi guru dan siswa, tetapi juga menjadi salah satu sarana untuk melestarikan warisan budaya, memperkenalkan keunggulan daerah serta membentuk karakter generasi muda Kampar yang unggul dan berdaya saing.

Buku kurikulum muatan lokal ini dirancang khusus dengan melibatkan para ahli, pendidik, serta tokoh masyarakat untuk memastikan materi yang disusun sesuai dengan kebutuhan daerah dan relevan dengan perkembangan zaman.

Adapun muatan lokal yang dimasukkan meliputi pelajaran tentang adat istiadat, bahasa daerah, seni, budaya, hingga potensi ekonomi lokal seperti pertanian dan UMKM.

Pj Bupati berharap dengan diluncurkannya buku kurikulum muatan lokal ini dapat menciptakan pendidikan yang berbasis karakter, budaya, dan kearifan lokal, sehingga Kampar dapat terus maju dengan tetap menjaga akar budaya yang menjadi identitasnya.

Tampak dalam acara sosialisasi ini Rektor Universitas Lancang Kuning Prof junaidi, sejumlah pejabat daerah, kepala sekolah dan para guru. Selama kegiatan, peserta diberikan pemaparan mendalam tentang isi buku tersebut serta cara implementasinya dalam proses pembelajaran di sekolah.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kalau Nilai Matematika Saya Merah, Apakah Saya Bodoh?
MKKS Mawar Serantau Kampar Kiri Rancang Aplikasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
UPT SDN 028 Kubang Jaya Gelar Karya P5 Tema Berkebhinekaan Global
Mendikdasmen Perkenalkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
UPT SDN 035 Tarai Bangun Gelar Gebyar P5 Gaya Hidup Berkelanjutan
Program Prioritas Mendikdasmen, Apa Itu Deep Learning?
komentar
beritaTerbaru