Bertarung Demokratis, Dedy Reonaldi Raih Suara Terbanyak Ketua RT 03 RW 12 Rejosari
kabarmelayu.comPEKANBARU Lapangan serba guna Perumahan Utama Rejosari terlihat ramai sejak Ahad pagi. Matahari baru mengeliat menampakkan
Pemerintahan
Bunda Literasi Riau menyampaikan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak, termasuk dalam hal literasi. Ia menekankan bahwa peran seorang ibu sangat penting dalam membiasakan anak untuk mencintai buku sejak dini.
"Gerakan literasi ini sangat penting untuk anak-anak kita ke depan, terutama anak usia dini. Untuk menumbuhkan minat baca harus dimulai seawal mungkin, dan paling penting bagaimana peran ibu menciptakan sebuah lingkungan yang membuat anak-anak menyenangi baca," ujar Henny.
Baca Juga:
Ia menambahkan, kebiasaan literasi dapat dimulai dari hal-hal sederhana di rumah, salah satunya dengan membacakan dongeng sebelum tidur. Menurutnya, kegiatan mendongeng tidak hanya mendekatkan hubungan emosional antara ibu dan anak, tetapi juga menjadi pintu masuk yang efektif untuk menanamkan kecintaan terhadap cerita dan buku.
"Bisa diawali hal-hal kecil seperti membelikan anak buku bacaan, lalu sebelum tidur atau bermain bisa di dongengkan, sehingga lama kelamaan mereka akan familier dengan buku. Sehingga kedepan, mereka punya pengetahuan dan semangat literasi yang baik," terangnya.
Baca Juga:
Menurutnya, peningkatan minat baca di era digital ini menghadapi banyak tantangan, terutama dengan maraknya gawai dan media sosial yang kerap mengalihkan perhatian anak-anak. Karena itu, peran ibu dalam mengarahkan dan membimbing anak sangat dibutuhkan.
"Era digital ini adalah tantangan yang berat, tapi tentu kita harus bisa mengkolaborasikan apa yang menjadi tren saat ini dengan apa yang ingin kita capai. Sekarang sudah ada literasi digital, jadi peningkatan minat baca itu tak hanya kita usahakan dari buku konvensional saja, tapi juga bisa dari media-media digital. Namun tentu orang tua harus melakukan pengawasan," jelas Bunda Literasi.
Dalam kesempatan itu, Bunda Literasi juga mengajak para ibu di seluruh Riau untuk aktif dalam kegiatan literasi di lingkungan keluarga, sekolah, dan komunitas. Ia berharap melalui gerakan literasi keluarga, anak-anak Riau dapat tumbuh menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
"Literasi tak hanya sekedar membaca saja, tapi juga bagaimana anak-anak punya kemampuan menganalisa, memahami isi bacaan tersebut," tutupnya.
kabarmelayu.comPEKANBARU Lapangan serba guna Perumahan Utama Rejosari terlihat ramai sejak Ahad pagi. Matahari baru mengeliat menampakkan
Pemerintahan
kabarmelayu.comINHIL Pagi itu, suasana Car Free Day (CFD) di Indragiri Hilir terasa sedikit berbeda. Di tengah hirukpikuk warga yang bero
Pendidikan
kabarmelayu.comJAKARTA Aroma dugaan korupsi besarbesaran kembali menyeruak dari jantung lembaga pemerintah yang baru seumur jagung, Bad
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU PSPS Pekanbaru akan menghadapi laga penentu pada pekan ke25 kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2025/2026. Malam in
Sport
kabarmelayu.comPEKANBARU Ratusan pelayat melepas jenazah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat, Zulmansyah
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARUTim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pria yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah melompat dari kapal Duma
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau tetap melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) meskipun laporan terbaru men
Lingkungan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah mengingatkan seluruh SMA/SMK negeri dan
Pendidikan
kabarmelayu.comJAKARTA Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat beserta delegasi DPR menghadiri sidang
Parlemen
kabarmelayu.comPEKANBARU Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulman
Sosial