Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Aidil Amri: Penerapan Full Day School di Pekanbaru Perlu Pengkajian Ulang

Harijal - Selasa, 23 Agustus 2016 16:20 WIB
Aidil Amri: Penerapan Full Day School di Pekanbaru Perlu Pengkajian Ulang
Aidil Amri, Anggota DPRD Pekanbaru

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Wacana Pemerintah Pusat memberlakukan pembelajaran secara full atau biasa disebut full day school dianggap DPRD Kota Pekanbau belum layak diterapkan di Kota Pekanbaru dan perlu pengkajian ulang.

Hal ini disampaikan langsung oleh anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri. Ia mengungkap beberapa alasan kenapa full day belum layak untuk di terapkan di Kota Pekanbaru saat ini.

"Penerapan full day perlu pengkajian ulang. Tidak semua daerah yang bisa menerapkan karena beberapa alasan yang jelas-jelas menghambat full day dilakukan, salah satu contohnya untuk kota Pekanbaru," kata Aidil Amri.

Baca Juga:

Aidil juga membeberkan beberapa alasan di Pekanbaru tidak bisa menerapkan full day satu gedung dipakai dua sekolah. Masih ada sekolah yang masuk pagi pukul 07.00 wib keluar pukul 13.00 wib. Masuk lagi pukul 13.00 wib keluar lagi pukul 17.00 wib.

"Gimana mau dilaksanakan full day, kalau kondisinya seperti ini. Kan pasti ada yang di korbankan satu sekolah," ungkapnya.

Baca Juga:

Artinya perlu pengkajian ulang, apa panyebab dampak negatif an positifnya karena pemberlakukan ini masih pada anak-anak SD yang masih asik untuk bermain.

"Kecuali semua ada di sana disekolah tersebut, olah raga dan lainnya. Jadi saya menilai full day belum layak diterapkan," tegasnya. (eza)

SHARE:
beritaTerkait
Sepakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil
Wako Agung Nugroho Launching Logo HUT Pekanbaru Ke-242, Ini Maknanya
Terbitkan SP3 Dugaan Pemerasan dan Penggelapan, Kapolri hingga Jajaran Polda Lampung Dipraperadilankan di PN Jaksel
Jeritan Transmigran Air Balui, Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria
Pelaku Teror Pocong di Kulim Diamankan Polisi Tak Benar, Ternyata ODGJ
Setelah Tuntaskan Rukun dan Wajib Haji, Jemaah Asal Desa Pulau Payung Kampar Wafat di Tanah Suci
komentar
beritaTerbaru