Pemulangan Jamaah Haji Kloter 07 Inhil Siap Dikoordinasikan
kabarmelayu.com,IINHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) menggelar rapat persiapan pemulangan Jamaah Haji Kloter 07 da
Pemerintahan
BANGKINANG, kabarmelayu.com - Pungutan liar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kabupaten Kampar kembali terjadi. Setelah dihebohkan oleh pungutan liar terkait pencairan beasiswa untuk tingkat mahasiswa pada tahun sebelumnya. Kali ini pungutan liar kembali terjadi kepada guru sertifikasi yang mengambil SK tambahan jam mengajar di dinas P&K Kampar, Selasa (27/9/2016).
Ratusan PNS yang mendapat sertifikasi mendatangi kantor dinas P&K untuk mengambil SK tambahan jam mengajar. Ironisnya, pengambilan SK tersebut pihak terkait mewajibkan untuk membayar sumbangan sukarela Rp 50.000 per orang.
"Ya kami diwajibkan untuk membayar secara sukarela, tapi melihat orang membayar Rp 50.000 terpaksa pula kami membayar sebanyak itu," ungkap salah seorang PNS guru SMP di Kabupaten Kampar yang tidak mau diketahui identitasnya.
Baca Juga:
Dengan pembayaran sukarela Rp 50.000 per kepala itu membuat sejumlah guru merasa tidak ikhlas.
"Ya mau tidak mau mau bagaimana lagi, kitakan butuh dengan SK ini, harus diterima walaupun membayar Rp50.000, kalau orang butuh pak, Rp 500.000 pun akan dibayar," kesalnya.
Baca Juga:
Sementara itu, Kepala Dinas P&K Nasrul, ketika ingin dijumpai ternyata sedang tidak berada ditempat.
Pada saat itu, Kasi Pendiikan Dasar (dikdas) Safrizal ketika dikonfirmasi membantah adanya pungutan itu. Menurutnya pungutan yang dilakukan oleh petugas bukanlah pungutan liar tetapi hanya sekedar sukarela.
"Pungutan itu bukan ditetapkan, tetapi kami meminta hanya alakadarnya atau sukarela. Tergantung mereka yang memberi berapa," katanya.
Lebih jauh, hasil pungutan tersebut disebut Safrizal akan digunakan untuk pegawai honor yang tidak mendapatkan gaji dari dinas terkait.
"PNS yang mengambil SK itu lebih dari 400 orang. Untuk orang yang pakai baju putih, karena mereka bekerja tidak digaji," tandasnya.
Dari pantauan media, ratusan pegawai negara yang memakai baju kuning ketika namanya terpanggil selalu menyediakan uang Rp 50.000 dan memasukkan kedalam kotak yang telah disediakan oleh petugas.
Setiap uluran tangan para PNS tidak kurang dari Rp 50.000 per orang.
(suara kampar.com)
kabarmelayu.com,IINHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) menggelar rapat persiapan pemulangan Jamaah Haji Kloter 07 da
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Guna mendukung program nasional ketahanan dan swasembada pangan Republik Indonesia, jajaran Polsek Kawasan Sektor
Sosial
kabarmelayu.com,INHIL Upaya penataan administrasi pemerintahan desa di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, patut diapresi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, resmi melaunching logo Hari Ulang Tahun (HUT) Pekanbaru Ke242, Kamis
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKSEL Sidang perdana perkara praperadilan Nomor 67/Pra.Pid/2026/PN Jkt.Sel yang diajukan oleh Wiwik Setiawati terhadap
Hukrim
kabarmelayu.com,BANYUASIN Nestapa mendalam sedang menggelayuti 320 Kepala Keluarga (KK) peserta Program Transmigrasi di UPT/SP 2 Desa Air
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Informasi yang menyebut seorang pelaku prank pocong diamankan polisi di Kecamatan Kulim Pekanbaru, dipastikan ta
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jemaah haji asal Desa Pulau Payung Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 10, Muham
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh Tahun 2026 secara serentak di seluruh Indonesia
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti, SKM, M. Kes, menghadiri kegiatan advokasi ke
Pemerintahan