Minggu, 05 Juli 2026 WIB

91 Calon Mahasiswa Riau Terancam Gagal Melanjutkan Pendidikan ke Luar Negeri

Harijal - Kamis, 16 Agustus 2018 22:11 WIB
91 Calon Mahasiswa Riau Terancam Gagal Melanjutkan Pendidikan ke Luar Negeri
sy/rec
Para calon mahasiswa internasional asal riau saat diwawanvarai awak media, Kamis (15/8/2018) di cafe TSJ Bangkinang Kota.

KAMPAR, kabarmelayu.com - 91 orang calon mahasiswa asal Riau yang tergabung dalam Yayasan Pengkaderan Anak Riau terancam gagal melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Para calon mahasiswa itu telah diterima di berbagai universitas di 21 negara, kata pengurus Yayasan Pengkaderan Anak Riau, Salman Alparisi kepada awak media, Kamis (16/8/2018) di Bangkinang Kota.

Dijelaskan, dari 91 orang calon mahasiswa itu diantaranya, 30 orang penerima beasiswa S1, 2 orang penerima beasiswa S2, selebihnya akan mengurus program beasiswa setahun setelah mengikuti pendidikan.

Baca Juga:

"Mereka ini adalah calon mahasiswa dari kalangan kurang mampu," ujarnya.

Persoalan mereka hanya terkait masalah keuangan seperti, biaya akomodasi, konsumsi, dan administrasi.

Baca Juga:

Melalui media ini, kita mengetuk hati para dermawan dapat membantu mereka. Jangan sampai hanya gara-gara persoalan keuangan kesempatan memperoleh berbagai disiplin ilmu keunggulan universitas berbagai negara  terabaikan, ucapnya.

"Saya sangat yakin, para calon mahasiswa yang merupakan anak negeri ini akan mengimplementasikan ilmu yang di dapat untuk negara kita tercinta," ujar Salman.

Saat ini, dana yang terkumpul oleh pihak yayasan dan keluarga baru kisaran Rp 2,5 milyar dari Rp 7 milyar diperlukan.

Mereka itu merupakan aset yang sangat berharga, jadi berilah mereka kesempatan melanjutkan pendidikan agar dapat menciptakan kualitas sumber daya manusia indonesia khususnya propinsi riau yang bisa bersaing tingkat internasional.

Adapun negara tujuan para calon mahasiswa yakni, negara Albania sebanyak 2 orang calon mahasiswa, Arab Saudi 2 orang, Austria 2 orang, Azerbaijan 2 orang, Bahrain 1 orang, Estonia 1 orang, Finlandia 2 orang, Jepang 5 orang, Jerman 2 orang, Kazakhstan 1 orang, Kroasia 1 orang, Malaysia 2 orang, Mesir 5 orang, Oman 1 orang, Pakistan 2 orang, Polandia 1 orang, Rusia 1 orang, Sudan 18 orang, Taiwan 4 orang, Turki 29 orang dan Yordania 4 orang. (Syailan Yusuf)

SHARE:
beritaTerkait
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi
Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan
DK PWI Pusat Desak Riau Pos Grup Bayar Hak Eks Karyawan
Polri untuk Masyarakat, Kapolda Riau Tinjau Jembatan Merah Putih di Dumai
komentar
beritaTerbaru