Senin, 04 Mei 2026 WIB

Guru Besar Unhas Penggerak Satgas Covid-19 Terjangkit Corona

Harijal - Kamis, 26 Maret 2020 07:40 WIB
Guru Besar Unhas Penggerak Satgas Covid-19 Terjangkit Corona
(CNN Indonesia/Resti Armenia)
Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Aries Tina Pulubuhu menyebut salah satu guru besar Unhas positif corona. .

MAKASSAR - Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr dr Idrus Paturusi ini dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19). Idrus selama ini dikenal sebagai salah satu penggerak Satgas Covid-19 di Unhas.

Eks Rektor Unhas dua periode itu merupakan satu dari 9 pasien yang dinyatakan positif pada hasil pemeriksaan Rabu (25/3). Pemeriksaan dilakukan di laboratorium Unhas sebagaimana diumumkan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, dr Ichsan Mustari.

"Beliau dikenal aktif dalam merespons setiap peristiwa kemanusiaan, termasuk membantu menangani wabah Covid-19. Saat ini beliau adalah motor penggerak Tim Satgas Covid-19 Unhas," kata Rektor Unhas, Dwia aries Tina Pulubuhu, di Makassar, Rabu (25/3).

Baca Juga:

Dwia menjelaskan, Idrus yang merupakan Rektor Unhas periode 2006-2010 dan 2010-2014 tersebut kini berada di ruang isolasi RS Unhas.

Sementara itu, juru bicara gugus tugas covid-19 Sulsel dr Ichsan Mustari dalam konferensi videonya mengatakan saat ini total 13 orang warga Sulsel yang positif terjangkit virus corona. Para pasien tersebut kini dirawat di RSUP Wahidin Sudirohusodo, RS Siloam dan RS Unhas.

Baca Juga:

Dua pasien di pengumuman pertama masing-masing dengan nomor identitas covid 285 dan covid 286. Pasien covid 285 jenis kelamin perempuan yang telah meninggal dunia, 15 Maret lalu sebelum keluar hasil pemeriksaan yang menyatakan positif. Sementara covid 286 saat ini dirawat di RSUP Wahidin Sudirohusodo.

Pengumuman kedua di kesempatan berbeda, dua lagi warga Sulsel dinyatakan positif masing-masing nomor identitas covid 309 yang kini dirumahkan karena kondisinya membaik. Sementara itu covid 557 yang sementara dirawat di RS Makkasar Kota Parepare.

Selanjutnya menyusul hasil pemeriksaan 9 pasien yang dinyatakan positif. Adapun jumlah ODP hingga Rabu sore, kata dr Ichsan, sebanyak 155 orang. Bertambah dua orang dari posisi Selasa kemarin sebanyak 153 orang.

Penambahan angka ODP ini, kata Ichsan, adalah bagian dari kerja tracing tim di lapangan. Selanjutnya, jumlah PDP sebanyak 64 orang yang masing-masing 7 pasien telah sehat dan pulang. Sisanya, 57 pasien masih dalam pengawasan. 

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru